Lampaui Target, KPI Apresiasi Keberhasilan Pemerintahan Prabowo Wujudkan Swasembada Beras dalam Satu Tahun

Nasional170 Dilihat

Markaberita.id | ​Jakarta, 8 Januari 2026 – Koalisi Peduli Indonesia (KPI) memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto atas pencapaian luar biasa dalam mengembalikan status Indonesia sebagai negara swasembada pangan, khususnya komoditas beras, di akhir tahun 2025.

​Pencapaian ini menandai momen bersejarah karena Indonesia berhasil mencapai kemandirian pangan jauh lebih cepat dari proyeksi awal. Pengumuman resmi swasembada tersebut dilakukan dalam acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).

​Dewan Pendiri Koalisi Peduli Indonesia (KPI), Hilman Firmansyah, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan lompatan besar bagi sektor pertanian nasional. Berdasarkan data resmi, Indonesia dinyatakan swasembada beras per 31 Desember 2025, mengulang prestasi yang terakhir kali diraih pada tahun 1984.

​”Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, swasembada pangan bukan lagi sekadar wacana. Ini adalah pencapaian krusial karena target yang semula diprediksi memakan waktu empat tahun, justru berhasil direalisasikan hanya dalam satu tahun masa pemerintahan,” ujar Hilman Firmansyah dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1/2026).

​Hilman menekankan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Ia memuji para kepala daerah yang proaktif dalam memperkuat rantai produksi, memperbaiki distribusi, serta memberikan perlindungan nyata bagi para petani di lapangan.

Baca Juga  Hukum Bukan untuk Ditakuti, Tapi untuk Dipahami — Suranto, S.H. & Partners Hadir Dekat dengan Masyarakat

​Data Statistik Pertanian 2025-2026:

  • ​Total Produksi 2025: Mencapai 34,71 juta ton beras.
  • ​Kenaikan Produksi: Meningkat 13,36% dibandingkan tahun sebelumnya.
  • ​Proyeksi Awal 2026: Luas panen periode Januari–Februari diperkirakan naik 30,70% (YoY).
  • ​Estimasi Produksi Q1 2026: Mencapai 6,23 juta ton pada tiga bulan pertama tahun ini.

​Menghadapi tahun 2026, KPI mendorong Kementerian Pertanian untuk tidak berpuas diri dan terus meningkatkan standar capaian. KPI menyarankan agar target produksi nasional tahun ini ditingkatkan menjadi 34,77 juta ton.

​”Kami berharap tren positif ini dijaga konsistensinya. Kenaikan target produksi sangat penting untuk memastikan status swasembada tetap bertahan di tengah tantangan iklim global dan kebutuhan pangan yang terus meningkat,” tutup Hilman.

Baca Juga  Editorial: Tantangan Baru Pilkades Jabar: Efisiensi, Teknologi, dan Keadilan Warga

​Tentang Koalisi Peduli Indonesia (KPI):

Koalisi Peduli Indonesia adalah lembaga swadaya masyarakat yang berfokus pada pengawasan kebijakan publik dan pembangunan nasional guna memastikan kesejahteraan rakyat Indonesia yang berkelanjutan.(Red).