Jalan Rusak dari Banprov yang Sempat Viral di Desa Depok Akhirnya Diperbaiki

News572 Dilihat

Purwakarta.Jawabar||

Jalan di permukiman warga yang berlokasi di Kampung Cijeler, Desa Depok, Kecamatan Darangdan yang sebelumnya sempat viral sebab alami kerusakan,kini nampak diperbaiki.

 

Dalam sebuah video yang diunggah salah satu akun sosial media, nampak jalan tersebut sedang diperbaiki oleh beberapa pekerja.

Kerusakan jalan tersebut sempat jadi sorotan warga sekitar, bahkan dikritisi warga lainnya sebab kerusakan tersebut dianggap tak wajar terjadi di saat jalan tersebut belum lama selesai dibangun.

 

Pembangunan jalan tersebut diketahui bersumber dari dana Bantuan Provinsi (Banprov) Jabar tahun 2025.

Dalam pembangunannya, pemerintah Desa Depok alokasikan anggaran sebesar 98 juta.

Kerusakan yang terjadi di beberapa titik jalan tersebut diduga disebabkan rendahnya kualitas hotmik yang digunakan.

Baca Juga  Devi Alvera S.S. Gerakkan Bundo Kanduang Bekasi, Festival Dan Pagelaran Budaya Nusantara Semarak Di Gedung Juang

Sehingga meski belum lama dibangun, terjadi kerontokan serta pengelupasan di beberapa.

Selain itu ketebalan hotmik yang nampak kurang dari tiga sentimeter di titik kerusakan, juga tak lepas dari sorotan warga.

 

Meski fakta di lapangan menunjukkan kerusakan tersebut akhirnya diperbaiki, namun salah satu oknum anggota BPD sibuk membuat upaya yang terkesan menutupi persoalan.

 

Menyikapi hal tersebut salah satu warga sampaikan rencananya untuk datangi Inspektorat agar pekerjaan jalan tersebut di audit secara intensif.

 

Selain itu warga yang dikenal kritis di Desa Depok tersebut juga berencana mengadukan kinerja oknum anggota BPD yang mempertontonkan keberpihakannya terhadap pemerintah desa.

 

Menurutnya “BPD sebagai perwakilan dari masyarakat melaksanakan tugas pokok fungsi pengawasan terhadap pemerintah Desa, bukan malah sibuk menjadi buzzer Pemerintah desa”.

Baca Juga  PPS Desa Lenggahjaya, Berikan Bimtek Kepada Seluruh KPPS

 

“Apalagi dalam hal kerusakan jalan yang sesuai fakta memang benar terjadi, dimana seharusnya BPD bertindak sebagaimana mestinya bukan malah terkesan menunjukkan keberpihakan terhadap pemerintah Desa,” pungkasnya.

(Tim/red)