Ketua Umum PORTADIN Dorong Transformasi Disabilitas dari Keterbatasan Menjadi Keunggulan di Forum Kementerian UMKM

Jakarta — Markaberita.id

Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia melalui Asisten Deputi Pendampingan Inovasi dan Keberlanjutan Usaha menyelenggarakan kegiatan Pendampingan bagi Wirausaha Disabilitas dengan tema “Transformasi Disabilitas: Dari Keterbatasan Menjadi Keunggulan”, bertempat di Hotel Swiss-Belinn Cawang (29/20/2025).

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berkomitmen pada penguatan ekosistem wirausaha inklusif, di antaranya Deputi Bidang Kewirausahaan Ibu Siti Azizah, Asisten Deputi Bapak Edhi Kusdiyarwoko, para narasumber dari kalangan profesional dan pelaku usaha, serta Dr. Hendratmoko, M.Si, Ketua Umum Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) yang turut memberikan sambutan utama.

Foto: Humas Portadin

Dalam sambutannya, Dr. Hendratmoko menegaskan pentingnya perubahan paradigma terhadap penyandang disabilitas, dari objek bantuan menjadi subjek pembangunan ekonomi.

Baca Juga  Portadin Hadir di Rakornas Kementerian UMKM RI di Bali: Perkuat Afirmasi dan Ekosistem Wirausaha Disabilitas

“Transformasi bukan sekadar mengubah cara pandang, tetapi membangun ruang kesempatan. Disabilitas bukan keterbatasan, melainkan potensi yang menunggu dikelola menjadi keunggulan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Beliau juga mengajak seluruh peserta—yang terdiri dari wirausaha disabilitas dan orang tua—untuk percaya pada kekuatan kolaborasi dan inovasi. PORTADIN, lanjutnya, siap menjadi mitra strategis Kementerian UMKM dalam pendampingan, inkubasi, hingga penciptaan akses pasar bagi pelaku usaha disabilitas di seluruh Indonesia.

“Kami ingin memastikan setiap keluarga disabilitas memiliki peluang untuk mandiri secara ekonomi. Karena kemandirian ekonomi adalah pintu pertama menuju kemandirian sosial,” tambahnya.

Acara ini juga menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif seperti Ayu Oktira (Gambaran Brand), Degina Juvita (Difin), Anindya (Lawe Indonesia), Rulli Bhaskara (Nahla Consulting), dan Adi Sumarna (Breto Institute) yang berbagi pengalaman tentang pengembangan bisnis berkelanjutan, digital branding, dan inovasi sosial.

Baca Juga  BPPKB Banten Gelar Tabligh Akbar dan Doa Bersama di JIS untuk Korban Bencana, Teguhkan Jati Diri Santri Nasionalis

RED