Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Monitoring Proyek Jalan Pilar Sukatani, Temukan Hal yang Perlu Diperbaiki

Daerah57 Dilihat

BEKASI —Markaberita.com

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi melakukan monitoring terhadap proyek pembangunan jalan di kawasan Pilar, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/10/2026). Proyek yang dikerjakan oleh CV Dinara Putri Mandiri tersebut diketahui bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK).

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, S.H., M.A., mengatakan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi (tupoksi) DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran daerah.

Menurut Saeful, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, pekerjaan yang dilaksanakan secara umum telah berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Namun, masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki agar pelaksanaan proyek dapat memenuhi ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Pj Bupati Sumedang Silaturahmi dengan Keraton Sumedang Larang

“Kami menjalankan tupoksi kami, salah satunya adalah pengawasan. Apa yang telah dilakukan oleh pelaksana di lapangan sudah sesuai SOP, tetapi masih ada yang harus diperbaiki,” ujar Saeful Islam.

Ia menegaskan, Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi akan melakukan evaluasi terhadap dinas terkait maupun pihak pelaksana apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

“Jika ada yang tidak sesuai, Komisi III akan mengevaluasi dinas dan pelaksana. Selanjutnya, akan dilihat apakah perlu dilakukan punishment atau sanksi lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Monitoring tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD dalam memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai ketentuan, mengingat proyek tersebut menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Bekasi.

Baca Juga  Puluhan Anak Kurang Mampu Di Desa Setiajaya Ikuti Khitanan Massal

Evaluasi dan pengawasan diharapkan dapat mendorong pihak pelaksana untuk segera menindaklanjuti catatan perbaikan, sehingga hasil pembangunan jalan dapat memenuhi standar kualitas dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

(Red/AM)