Viral Isi SDB Hilang, Komisi XI DPR Desak OJK Sikat Habis MNC Bank!

Hukum, Nasional70 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com — Lagi-lagi dunia perbankan bikin geleng-geleng kepala. Kasus dugaan hilangnya surat berharga di dalam Safe Deposit Box (SDB) bikin Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino, meradang. Ia mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) buat langsung turun tangan dan periksa PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank).

​Menurut politikus PDIP ini, masalah kayak gini nggak boleh dianggep sepele karena langsung nyangkut trust (kepercayaan) konsumen. Apalagi, inti dari bisnis bank itu kan keamanan dan kepercayaan nasabah.

​“SDB pada dasarnya memang merupakan fasilitas yang disediakan bank untuk memberikan tempat penyimpanan yang aman bagi nasabah,” tegas Harris, Selasa (01/09/2026).

​Kalau terbukti ada kelalaian atau isi SDB beneran hilang, Harris minta OJK nggak cuma diam, tapi langsung audit total. Sistem keamanan sampai SOP-nya harus diobok-obok biar ketahuan letak bolongnya.

Baca Juga  Kate Victoria Lim Prihatin Sebut Hukum Banyak dipermainkan Oleh Oknum dan Mafia

​Secara spesifik, investigasinya wajib ngecek beberapa hal krusial ini:

Akses fisik ke ruang SDB siapa aja yang megang.

Rekaman CCTV-nya seperti apa.

Standar kunci dan sistem akses ganda (dual control).

​Log book atau catatan keluar-masuk ruangan.

Audit ketat ke pihak-pihak yang punya privilege buat akses area SDB.

​Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, juga udah wanti-wanti OJK buat gercep (gerak cepat) dan nggak pakai lama menyelidiki kasus ini secara objektif.

​Kata Uchok, jejak digital alias video yang sempat viral di Instagram pada Minggu (30/8/2026) harusnya jadi red flag sekaligus bahan bakar buat OJK manggil jajaran direksi dan komisaris Bank MNC.

Baca Juga  Peresmian Kantor Sekretariat BPPH di Hadiri Ketua MPC PP Kabupaten Bekasi

​“Seperti dilihat dalam video yang beredar dan viral di Instagram, Minggu (30/8/2026), hal itu sudah cukup menjadi panduan bagi penyidik OJK untuk membuka penyelidikan serta memanggil jajaran direksi dan komisaris Bank MNC,” tandas Uchok Sky, Senin (31/8/2026).(red).