Bekasi, MarkaBerita.com: Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai acara tasyakuran kemenangan H. Johari sebagai Kepala Desa Kedung Jaya terpilih periode 2026–2034. Kegiatan tersebut digelar di kediaman H. Johari, Selasa (29/9/2026) malam.
Tasyakuran digelar sebagai bentuk rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang mengantarkan H. Johari memenangkan kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedung Jaya, kecamatan Babelan, kabupaten Bekasi.
Acara tersebut dihadiri keluarga sanak saudara, para pendukung, tokoh masyarakat, serta warga. Dalam kesempatan itu, KH. Aang Khunaifi Sofri, S.Pd.I. hadir sebagai penceramah undangan dan memberikan tausiyah kepada para tamu yang hadir.
Dalam sambutannya, H. Johari menyampaikan rasa haru sekaligus terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan dan berjuang bersama dalam proses Pilkades, “Saya sangat terharu, ini Pak Kyai Khunaifi. Alhamdulillah, Bu, Pak, Johari banyak disenengin orang,” ujar H. Johari.
Ia kemudian menyampaikan apresiasi kepada bapak dan ibu yang telah memberikan dukungan serta berjuang untuk dirinya bersama Ustaz Rohiman.
“Terima kasih juga kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah semangat dan berjuang memperjuangkan seorang Johari dan Ustaz Rohiman. Alhamdulillah, apa yang menjadi niat hajat Johari dan Ustaz, Allah kabulkan menjadi Kepala Desa dan Sekdes Kedung Jaya,” tuturnya.
H. Johari juga mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat. Ia menyadari bahwa tanpa dukungan warga, dirinya bukanlah siapa-siapa.
“Alhamdulillah, Pak, Bu, tanpa bapak-bapak dan ibu-ibu, Johari adalah bukan siapa-siapa,” ucapnya.
Tak Ada Lagi Nomor-Nomoran
Dalam sambutannya, H. Johari juga menyampaikan pesan persatuan kepada masyarakat Kedung Jaya. Ia menegaskan bahwa setelah kontestasi Pilkades berakhir, tidak boleh lagi ada sekat berdasarkan nomor urut calon.
Menurutnya, seluruh calon yang sebelumnya berkompetisi merupakan saudara dan bagian dari masyarakat Desa Kedung Jaya.
“Sudah tidak boleh ada lagi nomor-nomoran. Nomor 1 saudara kita, nomor 2 saudara, nomor 3 juga saudara, dan nomor 4 juga saudara,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk kembali merajut kebersamaan setelah masyarakat Kedung Jaya sebelumnya menentukan pilihan masing-masing dalam kontestasi Pilkades.
Dengan berakhirnya proses pemilihan, H. Johari mengajak masyarakat untuk tidak lagi melihat perbedaan nomor urut, melainkan kembali sebagai satu keluarga besar masyarakat Desa Kedung Jaya.
Pesan persatuan tersebut menjadi salah satu poin penting dalam tasyakuran kemenangan H. Johari, sekaligus menjadi awal untuk bersama-sama melangkah membangun Desa Kedung Jaya, jelasnya.” (Cep)
Tasyakuran Kemenangan, H. Johari Tegaskan Tak Ada Lagi Nomor-Nomoran: Semua Saudara

