Praktisi Hukum Desak Polres Nagan Raya Usut Tuntas Dugaan Mafia Tanah Eks HGU PT USJ

Daerah, Hukum130 Dilihat

​Nagan Raya, Aceh | Markaberita.com  — Praktisi hukum asal Nagan Raya, ADV. T. Ridwan, S.H., memberikan dukungan penuh kepada Polres Nagan Raya untuk mengusut tuntas dugaan praktik mafia tanah di atas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Ulima Nitra (PT USJ) yang terletak di Kecamatan Suka Makmue dan Seunagan.

​Desakan ini muncul di tengah ketidakpastian status hukum lahan tersebut. Meskipun Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah melayangkan surat resmi kepada kementerian terkait beberapa bulan lalu, kejelasan status tanah hingga kini belum juga diterbitkan.

​Dalam keterangannya, Teuku Ridwan menyoroti adanya temuan janggal terkait penerbitan sertifikat kepemilikan lahan di area eks HGU tersebut atas nama pribadi yang diduga merupakan pihak terafiliasi dengan pemilik perusahaan.

Baca Juga  Rutan Cirebon Gelar Razia dan Tes Urine Warga Binaan Bersama TNI, Polri, dan BNN untuk Cegah P4GN

​”Kami mendapatkan informasi bahwa di lahan eks HGU PT USJ telah ada sertifikat atas nama pribadi… Seharusnya begitu izin HGU habis, tanah tersebut kembali kepada negara dan tidak boleh dimiliki secara pribadi, kecuali sudah melalui proses redistribusi oleh pemerintah,” ujar Teuku Ridwan, pada selasa (22/09/26).

​Ketua Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) Provinsi Aceh ini menduga kuat adanya keterlibatan sindikat mafia tanah yang memanfaatkan celah hukum untuk memperkaya diri secara melawan hukum. Oleh karena itu, ia berharap di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Muhammad Taufiq, jajaran kepolisian mampu membongkar aktor intelektual di balik kasus ini yang dinilai merugikan negara serta masyarakat.

​Selain kasus PT USJ, Teuku Ridwan juga menyoroti maraknya persoalan HGU terlantar di wilayah Darul Makmur. Menurutnya, kondisi ini kerap merugikan masyarakat sekitar, di mana warga yang mencoba menggarap lahan justru seringkali dikriminalisasi dengan tuduhan penyerobotan lahan oleh pihak perusahaan.(Ali).

Baca Juga  Peringati Hari Raya Idul Adha 1444 H, Ribuan Warga Binaan Lapas Banjarbaru Ikuti Sholat Id Berjamaah