PHI Wanti-Wanti Disdik: Pengadaan Alat Tulis SD Non-TKDN Berujung Temuan Audit

Hukum, Megapolitan94 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com  — Niat Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar bantuan perlengkapan belajar buat siswa SD kelas 1 dan 2 (mencakup paket buku keterampilan menulis bergaris tiga/lima, kotak sedang, latihan suku kata/kalimat, hingga alat tulis penunjang) buat melatih motorik halus anak sejak dini, memperkuat literasi dasar, dan mengurangi ketergantungan pada media digital patut diapresiasi. Namun, real talk buat Dinas Pendidikan (Disdik) dan sekolah: tata kelola pengadaan barang kini jadi sorotan utama.

​Seluruh produk buku dan alat tulis yang disalurkan wajib memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sesuai regulasi belanja negara. Payung hukumnya nge-lock ketat lewat UU No. 3/2014 tentang Perindustrian, PP No. 29/2018 tentang Pemberdayaan Industri, Perpres No. 12/2021, hingga Inpres No. 2/2022 yang mewajibkan prioritas penyedia ber-TKDN resmi dari Kemenperin.

Baca Juga  Pengacara Saddan Sitorus Mantan Karyawan Lq Indonesia Lawfirm Dipolisikan Atas Dugaan Penggelapan Ranmor

​Ketua Padepokan Hukum Indonesia (PHI), Musyanto, drop a warning buat Disdik dan sekolah. “Bantuan alat tulis dan buku untuk anak-anak kelas 1 dan 2 SD ini program yang sangat baik untuk literasi. Namun, pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan harus benar-benar cermat memilih vendor atau produsen yang memegang sertifikasi TKDN sah dari Kemenperin,” ujar Musyanto saat dimintai keterangannya, senin (14/09/26).

​Nekat nyerap produk impor atau barang lokal tanpa kejelasan nilai TKDN pas produk bersertifikat lokal tersedia adalah red flag hukum. Selain mematikan industri percetakan dan manufaktur alat tulis nasional, ada risiko temuan pemeriksaan administratif hingga audit hukum atas penyalahgunaan wewenang anggaran.

​Penerapan TKDN di barang bantuan ini kasih double win: kepastian standar kualitas (pensil non-toxic & GSM kertas standar yang aman buat little human), penguatan ekonomi dalam negeri, dan akuntabilitas buat sleep well pihak sekolah dan dinas terkait.

Baca Juga  FK Repnus: Memperkuat Respons Kemanusiaan, Kepemimpinan Birokrat Jakarta Pilihan Strategis untuk PMI DKI

​Bottom line: Jaga niat mulia bantu literasi anak SD dengan tertib regulasi. Cek sertifikat TKDN vendor sekarang, atau siap-siap pusing hadapi auditor.(red).