GEMA CITA Dorong Gubernur Pramono Anung Wujudkan Jakarta Kota Hijau Lewat Penerapan Vertical Garden

Megapolitan149 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com — Gerakan Masyarakat Cinta Jakarta (GEMA CITA) mendorong Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk memperkuat penerapan konsep vertical garden (taman vertikal) pada gedung-gedung bertingkat di kawasan perkotaan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang hijau, asri, dan nyaman bagi masyarakat.

​Dorongan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan Jakarta bertransformasi menjadi The Green City—kota hijau dan kota taman—serta menginstruksikan agar gedung-gedung tinggi mulai menerapkan konsep vertical garden. GEMA CITA menilai gagasan strategis ini perlu segera diterjemahkan ke dalam kebijakan yang konkret dan terukur oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

​”Jakarta membutuhkan terobosan penghijauan yang tidak hanya mengandalkan ruang terbuka konvensional. Konsep vertical garden menjadi salah satu solusi paling efektif untuk menghadirkan ruang hijau di tengah keterbatasan lahan perkotaan,” ujar Ketua Umum GEMA CITA, Hilman Firmansyah, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga  Oknum Kasudin Pendidikan I Jakpus Diperiksa Lintas Instansi Terkait Kasus Dugaan Asusila

​Menurut GEMA CITA, penerapan taman vertikal dapat diimplementasikan secara masif pada gedung-gedung pemerintahan, fasilitas publik, kawasan komersial, rumah susun, sekolah, hingga infrastruktur perkotaan yang memungkinkan. Selain memperkuat estetika kota, program ini juga harus disertai standar pemeliharaan yang jelas, pemilihan jenis tanaman yang adaptif terhadap iklim Jakarta, serta mekanisme dukungan bagi pemilik bangunan yang membutuhkan.

​Sebelumnya, Gubernur Pramono Anung telah menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti instruksi Presiden terkait vertical garden sebagai salah satu program prioritas Pemprov DKI Jakarta dalam bidang penghijauan.

​Kendati demikian, GEMA CITA mengingatkan agar program penghijauan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

​”Pemerintah perlu memastikan keberlanjutan program melalui perencanaan matang, penganggaran yang memadai, pengawasan ketat, serta pelibatan aktif masyarakat dan dunia usaha,” papar Hilman.

Baca Juga  Gara-Gara Mondar-Mandir, Niat Baik Pria Diduga ODGJ di Kalideres Malah Disangka Kriminal Sama Warga

​”Jakarta harus menjadi kota yang modern sekaligus hijau. Pembangunan transportasi publik yang terintegrasi harus berjalan beriringan dengan pembangunan lingkungan yang sehat dan ruang kota yang nyaman bagi warga,” tegasnya.

​Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga mengaitkan agenda penghijauan Jakarta dengan rencana Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Pemerintah pusat maupun daerah berkomitmen untuk memberikan dukungan apabila pemilik gedung mengalami kendala dalam penerapan vertical garden.

​Melalui momentum ini, GEMA CITA berharap Pemprov DKI Jakarta dapat segera menyusun peta jalan (roadmap) Jakarta Hijau. Peta jalan tersebut mencakup target penerapan vertical garden, penambahan ruang terbuka hijau (RTH), penghijauan bantaran sungai, serta pengembangan taman-taman publik yang inklusif.

Baca Juga  Mengupas Tuntas Polemik Perseroda PAM Jaya: Mungkinkah Pelayanan Publik Tergerus Demi Keuntungan?

​Dengan langkah komprehensif ini, Jakarta diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan nasional, tetapi juga berkembang menjadi kota metropolitan yang hijau, bersih, sehat, dan layak huni bagi seluruh warganya.(red).