Fakta Frankie MacDonald: Penyandang Autisme Asal Kanada di Balik Video Viral Ramalan Gempa RI

Nasional137 Dilihat

​MARKABERITA.COM – Jagat media sosial di Indonesia belakangan ini dihebohkan oleh unggahan potongan video prediksi gempa bumi besar berkekuatan Magnitudo 7,0 hingga 9,0 yang diklaim akan melanda Pulau Jawa dan Jakarta sebelum akhir tahun 2026. Video tersebut disebarkan secara luas oleh seorang pria asing bernama Frankie MacDonald.

​Guna meluruskan kesimpangsiuran informasi di masyarakat, penelusuran dokumen biografi menunjukkan bahwa pembuat konten tersebut bukanlah seorang ilmuwan geologi, melainkan seorang pengamat amatir dengan latar belakang yang unik.

​Profil dan Latar Belakang Frankie MacDonald

​Berdasarkan data biografi resmi (via Wikipedia & CBC News Canada), Frankie MacDonald (42) adalah seorang pengamat cuaca amatir dan kreator konten asal Whitney Pier, Sydney, Nova Scotia, Kanada.

Aktivitas Utama: Sejak tahun 2007, ia aktif mengelola kanal YouTube pribadinya (dogsandwolves) untuk menyiarkan informasi badai, cuaca ekstrem, dan gempa secara berkala.

Baca Juga  Kejaksaan Agung Memeriksa 5 Orang Saksi Terkait Perkara Komoditas Timah

​Karakteristik & Gaya Siaran: Sebagai seorang penyandang autisme, Frankie memiliki fokus, memori visual, dan dedikasi luar biasa terhadap fenomena alam sejak usia dini. Kondisi ini memengaruhi gaya siarannya yang sangat khas, yaitu dengan intonasi suara yang lantang, ekspresif, berulang-ulang, serta seruan ikonik “Be Prepared!” (Bersiaplah!).

​Dalam cuplikan video aslinya yang kini beredar luas di media sosial—salah satunya dapat diakses melalui tautan Video Viral Frankie MacDonald di Instagram—ia secara spesifik menyerukan:

​“Gempa bumi besar lainnya akan menghantam Indonesia sebelum tahun 2026 berakhir. Gempa ini akan menyebabkan banyak kerusakan di Indonesia, termasuk Jakarta dan Jawa… dengan kekuatan magnitudo 7,0 atau bahkan 9,0 atau lebih besar.”, ucapnya.

​Kehebohan video ini kian memuncak setelah sejumlah warganet mengaitkannya secara keliru dengan peristiwa nyata gempa bumi Magnitudo 7,7 yang sempat mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, dan menganggapnya sebagai “ramalan yang terbukti”, meskipun video tersebut sama sekali tidak menyebut wilayah Flores.

Baca Juga  Bos Johnny Tersangka Korupsi BTS 4G, Ini Kata Kominfo

​Meski tidak memegang gelar akademis resmi, dedikasi Frankie dalam mengampanyekan keselamatan bencana diakui secara luas oleh publik Kanada melalui beberapa pencapaian formal, antara lain:

Apresiasi Parlemen Kanada (4 Februari 2015): Diakui secara resmi oleh Anggota Parlemen Mark Eyking di dalam sidang House of Commons atas jasanya menyebarkan kesadaran cuaca buruk demi keselamatan masyarakat.

​Penghargaan Komunitas: Menerima Vital Cape Breton Excellence Award di daerah asalnya atas kontribusi sosial bagi warga lokal.

Penghargaan Kreator: Meraih YouTube Silver Play Button setelah menembus 100.000 pelanggan pada 2017.

​Karya Sastra: Kisahnya diabadikan dalam buku edukasi anak berjudul “Be Prepared! The Frankie MacDonald Guide to Life, Weather, and Everything” (2018).

Baca Juga  Skandal Geomembrane PHR Riau Memanas: CBA Desak KPK dan Kejagung Bongkar Bobroknya Tata Kelola Anak Usaha Pertamina

​Imbauan Resmi Lembaga Terkait

​Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama lembaga survei geologi internasional (USGS) berulang kali menegaskan bahwa secara sains, tidak ada satu pun ilmuwan maupun teknologi di dunia yang bisa memprediksi hari, tanggal, jam, dan kekuatan gempa secara presisi. Peringatan Frankie dinilai murni sebagai imbauan kesiapsiagaan personal umum (awareness content) yang kebetulan memanfaatkan momentum kehangatan isu zona rawan Megathrust di Indonesia, bukan sebuah ramalan takdir ilmiah yang pasti terjadi.

​Masyarakat Indonesia diimbau untuk menyaring informasi secara bijaksana, tidak menyebarkan kepanikan di ruang digital, serta tetap merujuk pada pemantauan intensif, sistem peringatan dini, dan edukasi mitigasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG maupun BNPB.(red).