Devi Alvera S.S. Gerakkan Bundo Kanduang Bekasi, Festival Dan Pagelaran Budaya Nusantara Semarak Di Gedung Juang

News86 Dilihat

Bekasi, MarkaBerita.com: Semangat kebhinekaan dan pelestarian budaya mewarnai Festival dan Pagelaran Budaya Nusantara yang digelar Ikatan Keluarga Minang Kabau (IKM) Bundo Kanduang DPD Kabupaten Bekasi di Museum Bekasi/Gedung Juang 45, Tambun Selatan, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 tersebut digagas Ketua Bundo Kanduang IKM Kabupaten Bekasi, Devi Alvera, S.S., yang sekaligus menjadi penanggung jawab dan ketua panitia.

Mengusung tema “Bersatu dalam Keberagaman, Melestarikan Budaya, Menguatkan Persaudaraan Menuju Kabupaten Bekasi yang Maju, Harmonis dan Berbudaya”, festival menghadirkan karnaval busana adat Nusantara, lomba tari tradisional Minang, paduan suara lagu Minang dan lagu perjuangan, lomba mewarnai hingga bajamba.

Bagi Bundo Kanduang, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkenalkan keberagaman budaya sekaligus menjaga tradisi Minangkabau di tanah rantau.

Pada kesempatan tersebut, antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan berbagai usia. Lomba mewarnai diikuti sekitar 70 anak dari TK dan SD kelas 1–2, dengan waktu pengerjaan selama 50 menit.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya mengenalkan budaya dan kreativitas kepada generasi muda. Sementara lomba bajamba menampilkan tradisi makan bersama khas Minangkabau yang sarat dengan nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Kemeriahan festival berlanjut hingga malam hari melalui hiburan KIM (Kesenian Irama Minang), tradisi permainan rakyat khas Sumatera Barat yang memadukan unsur musik, pantun dan angka dengan konsep permainan yang menyerupai bingo.

Lantunan musik dan pantun khas Minang berpadu dengan permainan berhadiah sehingga semakin menghidupkan suasana malam puncak. Acara kemudian ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba.

Selanjutnya, Pada lomba karnaval busana adat Nusantara, juara pertama diraih Bundo Kanduang DPC Serang Baru. Sementara lomba paduan suara menempatkan grup Cibitung sebagai juara pertama dan grup Serang Baru sebagai juara kedua.

Berbagai perlombaan tersebut juga menjadi ruang bagi anggota Bundo Kanduang untuk mengembangkan kreativitas, bakat dan keberanian tampil.

Devi Alvera Turun Langsung, sebagai penggagas sekaligus penanggung jawab kegiatan, Devi Alvera, S.S. terlibat langsung dalam berbagai persiapan festival, mulai dari administrasi, koordinasi, pelaksanaan hingga mencari dukungan dan donatur.

Upaya tersebut dilakukan bersama jajaran pengurus dan anggota, termasuk membangun komunikasi secara door to door dengan berbagai pihak.

Kepanitiaan melibatkan Nurmaria Fitri, A.Md. dan Novisa, S.Kep. sebagai sekretaris serta Herlina Chandra sebagai bendahara.

Seksi acara diisi Windri, Limoka dan Novia Sarita. PIC lomba tari Adestria, karnaval April Juita, paduan suara Siti Aisa dan Windri, bajamba Prillya Yuanda (Yuyu), serta mewarnai Evi, Eddy Caniago dan Dewi Fitria.

Bidang pendanaan dan perlengkapan melibatkan Wit Sriwidinyati, Nova Erlina, Rita Anggraini, Eva Yoskawati, Asnani, Narti, Delmayenti, Arlin, Irma, Desius dan Maini. Sementara MC dipercayakan kepada Windri, Limoka dan Nurmaria Fitri, A.Md.

Sebagaimana dikatakan Devi Alvera, S.S., keberlangsungan festival mendapat dukungan RS Mitra Keluarga Grand Wisata melalui pengobatan gratis bagi sekitar 200 orang.

McDonald’s Grand Wisata memberikan hadiah lomba mewarnai, Wardah mendukung hadiah untuk juri dan tamu undangan, Klinik Kansah Serang Baru turut memberikan dukungan, sementara Kadin membantu penyediaan tenda.

Sejumlah bunga papan ucapan selamat dan sukses dari berbagai tokoh serta pihak pendukung turut menghiasi lokasi kegiatan.

Hadir pula sejumlah tamu undangan, di antaranya Rebecca dari Dinas Pariwisata, Rofik dari Dewan Kebudayaan, Mayor Sus Eva Widiaslti dari Kementerian Pertahanan, Fadil dari Kementerian Pendidikan serta Ninin Tanjuang selaku Ketua BKBB.

Turut hadir artis Minang legendaris, desainer sekaligus pemain sinetron Bundo Ida Leman, Haji Arman Shah dari FPSI, Erlin Susan dari LPSN, Anoi Aatlit Winarawati dari PPWI serta Amir dari Kesultanan Hanoman Cirebon.

Dari jajaran Bundo Kanduang hadir Ketua Bundo Kanduang DPO IKM Hj. Herlina Hasan Basri, Erma selaku Ketua Bundo Kanduang Solok Saiyo Sakato dan Bunda Linda selaku Ketua Kesenian Bundo Kanduang Pusat, bersama pengurus dan anggota Bundo Kanduang DPC se-Kabupaten Bekasi.

Sebagai bentuk apresiasi, IKM Bundo Kanduang DPD Kabupaten Bekasi juga memperoleh sertifikat dukungan dari Dinas Pariwisata, selain piagam penghargaan dan dukungan publikasi kegiatan.

Festival tersebut menjadi bagian dari rangkaian kiprah IKM Bundo Kanduang DPD Kabupaten Bekasi selama setahun terakhir. Organisasi yang memiliki bidang khusus pemberdayaan perempuan itu sebelumnya aktif menggelar santunan anak yatim dan kaum dhuafa, berbagi takjil Ramadan, kegiatan di Lippo, fashion show serta berbagai kegiatan seni dan budaya.

Pada 23 Agustus 2026, IKM Bundo Kanduang DPD Kabupaten Bekasi juga berhasil meraih juara paduan suara tingkat nasional di Hotel Borobudur.

Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan dengan semangat kebersamaan dan sebagian besar mengandalkan swadaya pengurus serta anggota, dengan dukungan donatur dan berbagai pihak.

Kiprah tersebut memperlihatkan bahwa Bundo Kanduang tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya Minangkabau, tetapi juga mendorong perempuan untuk aktif, kreatif, berdaya dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Melalui Festival dan Pagelaran Budaya Nusantara, Bundo Kanduang DPD Kabupaten Bekasi kembali menjadikan budaya sebagai jembatan untuk memperkuat persaudaraan, mengenalkan tradisi kepada generasi muda serta membangun kebersamaan di tengah keberagaman.

Semangat “bersatu dalam keberagaman” menjadi pesan utama yang diusung dalam mewujudkan Kabupaten Bekasi yang maju, harmonis dan berbudaya.” (Cep)

Baca Juga  Hore !!!, Tiang Listrik Yang Berdiri Kokoh Di tengah Jalan Pantai Bakti Segara Bakal Pindahkan