Denpasar Mencekam! Gudang Rongsokan 2,5 Hektare Rata dengan Tanah Dilalap Si Jago Merah

Nasional83 Dilihat

DENPASAR, Markaberita.com — Vibes malam di kawasan Jalan Nakula, Gang Jatayu, Banjar Mergaya, Desa Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Bali, mendadak berubah mencekam pada Senin (31/8/2026) malam. Sebuah area gudang rongsokan yang super luas mendadak jadi lautan api!

​Gak tanggung-tanggung, luas area yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 2,5 hektare. Banyaknya tumpukan barang bekas yang gampang banget tersulut api, ditambah bangunan sekitar yang mayoritas masih semi permanen berbahan tripleks, bikin si jago merah ngamuk dan dengan cepat meratakan segalanya.

​Danramil 1611-07/Denpasar Barat (Denbar), Mayor Cke I Made Oka Widianta, spill info kalau kebakaran ini mulai keciduk warga sekitar pukul 22.30 Wita. Situasi makin diuji karena tiupan angin kencang bikin api makin beringas merambat ke mana-mana.

​“Bangunan gudang, kendaraan, beserta barang-barang seluas 2,5 hektare di dalamnya ludes terbakar. Kerugian pastinya belum bisa ditaksir,” beber Mayor Oka saat dihubungi pada Selasa (1/9/2026).

​Buat jinakin amukan api di lokasi, gak main-main, sekitar 30 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung langsung dikerahkan ngebut ke TKP. Petugas bareng-bareng berjibaku gak kenal lelah dari tengah malam sampai Selasa pagi.

Baca Juga  CBA: Kebijakan Bahlil Lahadalia Ancam Pasokan Batu Bara PLN dan Stabilitas Listrik Nasional

​Masuk hari Selasa siang, proses cooling down dan penyisiran titik api masih terus digeber. Tantangannya gak gampang, bro! Selain areanya luas banget, tumpukan rongsokan yang padat bikin beberapa bara api tersembunyi di bagian bawah dan susah dijangkau secara langsung.

​Nggak cuma tim damkar, personel TNI juga langsung turun tangan nge-backup pengamanan dan evakuasi warga sekitar. Tercatat ada 25 personel Kodim 1611/Badung yang dikomandoi langsung oleh Dandim 1611/Badung Kolonel Inf Putu Tangkas ikut terjun ke lapangan.

​Penyebab Masih Misteri

​Sampai detik ini, apa yang jadi trigger alias penyebab utama kebakaran masih on progress diselidiki. Petugas kepolisian masih harus nunggu situasi benar-benar aman buat ngelakuin olah TKP lanjutan.

Baca Juga  Angin Perubahan Bansos: Fokus Baru untuk Kelompok Paling Rentan dan Asa Produktivitas bagi yang Mampu

​Kendala utamanya, sumber api diduga kuat berada jauh di dasar tumpukan barang rongsokan yang padat. Sejauh ini, laporan awal belum mencatat adanya korban jiwa, sementara total kerugian materiil masih dalam tahap pendataan instansi terkait.(red).