Kabupaten Bekasi Il Markaberita.com— Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak se-Kecamatan Sukawangi Kabupaten Bekasi, periode 2026–2034, seluruh unsur terkait menyatakan komitmen untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama seluruh tahapan pemilihan.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui Deklarasi Damai Pilkades Kecamatan Sukawangi yang digelar pada Jum’at (18/9/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintahan, TNI, Polri, penyelenggara Pilkades, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia pemilihan, hingga seluruh calon kepala desa.
Deklarasi damai tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan kontestasi politik di tingkat desa tidak berkembang menjadi konflik sosial. Para kandidat dan seluruh pendukungnya didorong untuk mengedepankan sportivitas, menghormati aturan, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan politik masing-masing.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sukawangi Parno Martono S.AP., KP., M,Si., Kapolsek Tambelang AKP. FIRDAUS M.D., S.H.,Danramil 10 Sukatani Mayor Inf Usep Shirajursyar’i., Plt Kepala UPTD Puskesmas Sukawangi, Kepala MUI Kecamatan Sukawangi, Kepala KUA Sukawangi, para Ketua BPD se-Kecamatan Sukawangi, Ketua PGRI, Korwil Sukawangi, Ketua panitia Pilkades, para Plt kepala desa, serta seluruh calon kepala desa se-Kecamatan Sukawangi.
Dalam sambutannya, Camat Sukawangi Parno Martono S.AP., KP., M.Si., menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar ajang perebutan jabatan kepala desa, tetapi merupakan proses demokrasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia meminta seluruh calon kepala desa tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk memecah hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan deklarasi ini, kami mengajak seluruh calon kepala desa untuk bersama-sama menjaga pelaksanaan Pilkades agar berjalan aman, damai, dan kondusif, ” ujar Parno Martono.
Menurutnya, terciptanya Pilkades yang aman bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah maupun panitia penyelenggara. Seluruh kandidat, tim pendukung, tokoh masyarakat, dan warga memiliki peran yang sama dalam menjaga suasana tetap sejuk hingga seluruh tahapan pemilihan selesai.
Parno, juga mengingatkan para kandidat agar siap menerima apa pun hasil pemilihan. Kandidat yang memperoleh suara terbanyak diharapkan tidak bersikap berlebihan, sementara calon yang belum mendapatkan kepercayaan masyarakat harus mampu menerima hasil secara dewasa.
“Siapa pun yang terpilih menjadi kepala desa dan siapa pun yang tidak terpilih, kita semua harus tetap menjaga kondusivitas dan sportivitas. Jangan sampai perbedaan pilihan menimbulkan perpecahan di masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kandidat yang telah melewati tahapan seleksi dari bakal calon hingga ditetapkan sebagai calon kepala desa.
“Selamat kepada seluruh kandidat yang sudah lolos dari bakal calon menjadi calon kepala desa. Alhamdulillah, sampai saat ini Kecamatan Sukawangi berjalan aman, damai, dan kondusif, ,” kata Parno Martono.
Lebih jauh, deklarasi damai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Komitmen yang telah disampaikan harus diwujudkan dalam sikap dan tindakan seluruh peserta kontestasi, terutama dalam menghadapi masa tenang dan pemungutan suara, hingga penetapan hasil Pilkades, “Pungkasnya.
(Carim).






