Rilis Survei PSI: 21 Bulan Kinerja Prabowo-Gibran, Gas Terus atau Rem? Ini Kata Netizen & Warga!

Nasional286 Dilihat

​Jakarta, Markaberita.com – Masuk 21 bulan masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Panel Survei Indonesia (PSI) resmi merilis data kepuasan publik terbaru. Hasilnya? 80,4% masyarakat menyatakan puas dengan kinerja pemerintahan sejauh ini!

​Buat kamu generasi milenial dan Gen Z yang hobi mantengin isu sosial-politik, yuk intip rangkuman data lengkapnya dengan gaya yang lebih fresh dan ringkas!

​Direktur Eksekutif Panel Survei Indonesia (PSI), Djusman H Umar, mengatakan tingginya persepsi kepuasan masyarakat dalam survei PSI kali ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat sebagai responden mengetahui dan merasakan manfaat dari program prioritas serta kepercayaan terhadap kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

​”Publik melihat adanya komitmen Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memperkuat dan membantu kehidupan masyarakat, menjaga stabilitas harga dan pasokan sembako di tengah ketidakpastian global. Terutama dalam program prioritas yakni MBG, Sekolah Rakyat, Bansos/BLT, BPJS Kesehatan,” ujar Djusman Umar kepada media Selasa, (4/8/2026).

Baca Juga  Federasi Bahrain Ajukan Pemindahan Laga Kualifikasi Lawan Indonesia

​Pemerintahan Prabowo-Gibran ngebut dengan berbagai program prioritas. Berikut rapor merah-hijau program-program mereka berdasarkan survei:

  • ​Makan Bergizi Gratis (MBG): Tingkat awareness atau pengetahuan publik mencapai 98,3%. Sebanyak 73,2% responden ingin program ini terus dilanjutkan, sementara 20,8% meminta dihentikan.
  • ​BPJS Kesehatan: Tingkat awareness publik mencapai 96,8%. Sebanyak 87,4% responden ingin program ini terus dilanjutkan, sementara 10,4% meminta dibubarkan.
  • ​Bansos / BLT: Tingkat awareness publik mencapai 94,1%. Sebanyak 85,5% responden setuju dan puas agar program ini dilanjutkan, sementara 8,2% menganggapnya sebagai pemborosan.
  • ​Sekolah Rakyat: Tingkat awareness publik mencapai 67,2%. Sebanyak 81,7% responden setuju dan puas atas keberadaannya, sementara 13,6% menyatakan kurang puas.
  • ​Efisiensi Anggaran: Sebanyak 71,8% responden mengetahui program ini, dan 76,1% di antaranya menilai pelaksanaannya sudah sesuai dengan tujuan, sedangkan 21,9% berpendapat belum sesuai harapan.
  • ​Stabilitas Sembako: Sebanyak 77,4% responden merasa puas atas langkah kebijakan ini dan menilai perlu dilanjutkan, sementara 18,7% menganggapnya kurang efektif.
Baca Juga  Padepokan Hukum Indonesia Desak Polri Bongkar Aktor Intelektual Korupsi Pasokan Batu Bara

​Kalau pemilu atau Pilpres diadain sekarang, peta kekuatannya kelihatan banget dari pilihan responden. Untuk pilihan partai politik, Gerindra memimpin dengan 28,7%, disusul PDIP 22,3%, Golkar 10,1%, PKB 9,8%, dan PAN 8,2%. Sementara untuk simulasi figur calon presiden secara individual, Prabowo Subianto memimpin di angka 48,3%, diikuti KDM (Kang Dedi Mulyadi) 19,1%, Anies Baswedan 9,3%, Gibran Rakabuming Raka 7,5%, dan Ahok 4,6%.

​Terkait kinerja Kabinet Merah Putih secara keseluruhan, sebanyak 63,7% responden menyatakan puas, sementara 25,2% belum puas. Untuk lembaga negara yang paling dipercaya publik, Mahkamah Konstitusi (MK) berada di peringkat pertama dengan 23,0%, disusul KPK RI 21,3%, POLRI 20,1%, TNI 15,7%, dan Kejaksaan Agung 9,3%.

​Kesimpulan Singkat:

Tingginya angka kepuasan di angka 80,4% ini didorong oleh masifnya program sosial yang langsung nyangkut di kebutuhan harian masyarakat—mulai dari urusan perut lewat MBG, jaminan kesehatan BPJS, hingga kestabilan harga sembako di tengah ekonomi global yang naik turun.

​Survei ini dilakukan pada 20–27 Juli 2026 dengan melibatkan 1.270 responden dari seluruh provinsi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Multistage Random Sampling melalui wawancara tatap muka dengan verifikasi digital, serta memiliki margin of error sebesar ±2,75% pada tingkat kepercayaan 95%.(red).

Baca Juga  Miliki Kinerja Anggaran Terbaik, Kemenkumham Raih Penghargaan dari Kemenkeu