Kabupaten Bekasi | Markaberita.com- Ribuan pendukung dan para simpatisan memadati kantor sekretariat panitia Pilkades Sukamulya Sairan Nudiansyah SH, untuk mengantarkan bakal calon Kepala Desa (Kades) Sukamulya Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, siap melanjutkan periode 2026 – 2034, pada Rabu ( 05/08/2026 ).
Antusias masyarakat, membludak ketika mengantarkan bakal calon Kepala Desa Sukamulya untuk mengikuti, proses pendaftaran kegiatan tersebut berlangsung tertib, lancar, dan kondusif.

Panitia menerima seluruh dokumen persyaratan yang telah diserahkan. Selanjutnya, berkas akan memasuki tahap penelitian dan verifikasi administrasi sebelum penetapan calon yang dinyatakan memenuhi syarat.
Usai menyerahkan berkas pendaftaran, mengungkapkan rasa syukurnya karena telah menyelesaikan tahapan awal pencalonan.
”Alhamdulillah, hari ini saya pribadi telah selesai mendaftar sebagai bakal calon Kepala Desa Sukamulya dan menyerahkan berkas – berkas atau dokumen. Sudah di terima oleh panitia Pilkades dengan baik. Saya pun mengucapkan terima kasih kepada para pendukung dan simpatisan yang sudah mengantarkan saya ke kantor sekretariat panitia ini, “ujarnya. Sairah Nurdiansyah SH.

Masih Ia menjelaskan, bahwa keputusannya maju kembali dalam Pilkades didasari keinginan untuk mengabdi kepada masyarakat, memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Sukamulya. Serta atas dorongan mayoritas dari dukungan masyarakat Sukamulya, terutama dalam hal infrastruktur jalan dan menfasilitasi kebutuhan para petani terutama dalam perbaikan irigasi – irgerasi kebutuhan pengairan berjalan dengan lancar untuk para petani.
”Keinginan saya maju dalam Pilkades ini adalah untuk mengabdi kepada masyarakat serta bersama-sama membangun infrastruktur dan jembatan yang sudah rusak, akan di perbaiki. Agar Desa Sukamulya semakin maju dan lebih baik,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh para pendukung dan simpatisannya untuk menjaga situasi tetap kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.
”Hindari gesekan dengan lawan politik Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang justru merugikan diri kita sendiri,” tutupnya.
(Carim)





