JAKARTA, Markaberita.com – Ekonom senior dari Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Dr. Aviliani, S.E., M.Si., menilai berbagai program ekonomi yang dijalankan pemerintah saat ini telah berada di jalur yang tepat dalam mendorong penguatan ekonomi nasional. Kebijakan yang bersifat pro-growth tersebut dinilai memberikan suntikan optimisme bagi dunia usaha serta membuka peluang lebih luas bagi ekspansi bisnis dan peningkatan investasi.
Aviliani dalam.keerangan twrtilisnya yang di terima redaksi pada rabu (01/07/26), menegaskan bahwa dukungan terhadap program pemerintah sangat krusial untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi. Namun, ia menekankan bahwa efektivitas kebijakan sangat bergantung pada tiga pilar utama: konsistensi pelaksanaan, kepastian regulasi, serta komunikasi pemerintah yang transparan kepada pelaku usaha dan investor.
“Keberhasilan implementasi kebijakan sangat bergantung pada kepastian. Jika pemerintah mampu memberikan kepastian regulasi dan komunikasi yang terarah, kepercayaan pasar akan menguat, yang pada akhirnya akan mendorong aktivitas ekonomi yang lebih produktif,” ujar Aviliani.
Lebih lanjut, Aviliani menyoroti langkah strategis pemerintah dalam hilirisasi, penguatan industri nasional, penyederhanaan perizinan, serta reformasi struktural. Upaya-upaya tersebut dinilai sebagai fondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian domestik.
Selain aspek kebijakan, Aviliani menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan dunia usaha dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta memperkuat iklim investasi. Menurutnya, kolaborasi yang solid menjadi kunci agar program pembangunan tidak hanya berjalan baik di atas kertas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.
“Dengan pendekatan kebijakan yang konsisten dan berpihak pada pertumbuhan, saya optimistis pemerintah dapat menjaga momentum ekonomi nasional sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang,” tutupnya.(red).






