Kabupaten Bekasi Il Markaberita.com– Dalam rangka mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan, Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, Syaiful Huda, terus mendorong penyaluran aspirasi melalui Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).
Upaya tersebut diharapkan mampu memperkuat peran P3A dalam pengelolaan jaringan irigasi di tingkat lapangan. Melalui sinergi antara Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC), pemerintah, dan para petani, P3A diharapkan berperan aktif dalam menjaga kelancaran distribusi air irigasi, melaksanakan pemeliharaan rutin saluran, serta mendukung rehabilitasi jaringan irigasi agar dapat berfungsi secara optimal.
Samanhudi dari Ki-Jaga Kali menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan Syaiful Huda, yang akrab disapa Kang Huda, dalam menyalurkan aspirasi melalui P3A yang tersebar di Kabupaten Bekasi.
”Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan upaya Kang Huda dalam memperjuangkan aspirasi petani melalui P3A. Kami berharap organisasi petani dapat menjadi salah satu kunci keberhasilan pengelolaan irigasi di Kabupaten Bekasi,” ujar Samanhudi. Jumat (10/07/2026).
Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pengelolaan jaringan irigasi.
”Dengan partisipasi aktif masyarakat, berbagai pekerjaan seperti pembersihan saluran, pengaturan pembagian air, hingga pengawasan kondisi jaringan dapat dilakukan secara efektif sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian,” imbuhnya.
Pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur irigasi nasional. Pemerintah mengarahkan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi secara terintegrasi guna memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.
Melalui kolaborasi yang erat antara Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai Citarum (BBWSC), P3A, dan para petani, diharapkan jaringan irigasi menjadi semakin andal, pelayanan distribusi air semakin baik, serta hasil produksi pertanian meningkat sehingga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Indonesia.
(Carim)






