Kabupaten Bekasi ll Markaberita.com– Camat Cabangbungin, Mirtono Suherianto, SH., MM., menghadiri kegiatan Haul Leluhur, Kirab Budaya, dan Pesta Rakyat yang diselenggarakan oleh Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok (CBKB). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Agung Kramat Batok, Kampung Kramat, Desa Jayabakti, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2026).
Selain Haul Leluhur, rangkaian kegiatan juga diisi dengan santunan kepada 50 anak yatim piatu, pentas seni, kirab budaya Kramat Batok, serta selamatan sebagai bentuk rasa syukur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok (CBKB), H. Obing Fahrudin, Camat Cabangbungin Mirtono Suherianto, SH., MM., Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Gerindra Iwan Setiawan, Kepala Desa Jayabakti, keluarga besar keturunan Raden Mas Leong Tempul, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Camat Cabangbungin Mirtono Suherianto mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap keberadaan Cagar Budaya Kramat Batok terus dijaga dan dilestarikan.
”Terima kasih kepada Ketua Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok yang telah menyelenggarakan Haul Leluhur, Kirab Budaya, dan Pesta Rakyat di wilayah Cabangbungin. Semoga kegiatan ini dapat terus melestarikan cagar budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Cagar Budaya Kramat Batok, H. Obing Fahrudin, mengatakan bahwa kegiatan haul leluhur, kirab budaya, dan pesta rakyat akan terus dilaksanakan sebagai upaya melestarikan warisan budaya bagi generasi mendatang.
”Alhamdulillah, hari ini Haul Leluhur, Kirab Budaya, dan Pesta Rakyat Tahun 2026 resmi diselenggarakan. Semoga tradisi ini dapat terus kami jaga dan lestarikan untuk generasi penerus. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Cabangbungin, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Iwan Setiawan, seluruh tamu undangan, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.
Acara berlangsung dengan khidmat, penuh makna, serta mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir sebagai wujud pelestarian budaya dan penghormatan kepada para leluhur.
(Carim)






