VAR Jadi Perbincangan, Qatar Tahan Swiss 1-1 dalam Duel Penuh Kontroversi

Olahraga54 Dilihat

CALIFORNIA – Markaberita.com

Pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 antara Qatar dan Swiss berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di Levi’s Stadium, Sabtu (13/6/2026) waktu setempat. Hasil tersebut membuat persaingan di Grup B semakin terbuka menjelang laga berikutnya.

Swiss tampil lebih dominan sejak awal pertandingan dengan menguasai jalannya laga dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Tekanan yang dibangun tim asal Eropa tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika mereka berhasil mencetak gol pembuka dan membawa keunggulan hingga pertengahan pertandingan.

Namun jalannya laga tidak lepas dari sorotan publik. Salah satu keputusan yang melibatkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) menjadi bahan perdebatan di kalangan pengamat sepak bola maupun suporter. Sejumlah pihak mempertanyakan proses pengambilan keputusan karena tayangan pendukung yang biasanya ditampilkan kepada publik tidak terlihat selama proses pemeriksaan berlangsung.

Baca Juga  Jerman Tumbang 1-2 dari Ekuador, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Meski demikian, perangkat pertandingan tetap mengesahkan keputusan tersebut setelah melalui koordinasi dengan tim VAR sesuai prosedur yang berlaku. FIFA kemudian menjelaskan bahwa terdapat kendala teknis pada sistem siaran yang menyebabkan visualisasi proses pemeriksaan tidak dapat ditampilkan secara maksimal kepada penonton.

Di tengah tekanan yang terus diberikan Swiss, Qatar menunjukkan semangat juang hingga menit-menit akhir pertandingan. Upaya tim asal Timur Tengah tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah berhasil mencetak gol penyama kedudukan menjelang berakhirnya laga.

Gol tersebut disambut meriah oleh para pemain dan pendukung Qatar yang hadir di stadion. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, memastikan kedua tim harus puas berbagi satu poin.

Baca Juga  Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Menang Tipis 1-0 dan Amankan Tiket 16 Besar

Bagi Qatar, hasil ini menjadi modal berharga untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. Sementara bagi Swiss, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dievaluasi sebelum menghadapi pertandingan selanjutnya.

Pelatih kedua tim mengakui pertandingan berlangsung ketat dan kompetitif. Mereka juga menegaskan fokus utama saat ini adalah mempersiapkan skuad agar dapat meraih hasil maksimal pada laga berikutnya di fase grup.

Dengan tambahan satu poin, persaingan di Grup B diprediksi akan berlangsung semakin sengit karena setiap tim masih memiliki peluang yang sama untuk melaju ke babak berikutnya.

RED