Tiang Beton Roboh Timpa Mobil Damkar di Cililitan, DLH DKI Pastikan Korban Kondisi Stabil

Megapolitan64 Dilihat

​JAKARTA, markaberita.com – Sebuah insiden terjadi dalam proses pembongkaran gedung kantor lama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta di Jalan Mandala V, Kelurahan Cililitan, Jakarta Timur. Seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dilaporkan terluka setelah tertimpa tiang beton pondasi bangunan yang roboh, Minggu (7/6/2026).

​Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi saat pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satgas Damkar Kelurahan Cililitan. Petugas Damkar berada di lokasi untuk melakukan penyiraman guna meminimalisir debu akibat aktivitas pembongkaran di kawasan padat penduduk tersebut.

​”Pada saat proses pembongkaran bangunan lama yang sudah tidak digunakan itu berlangsung, salah satu tiang kolom bangunan roboh dan mengenai kendaraan operasional Damkar yang sedang bertugas di area tersebut,” ujar Yogi dalam keterangan resminya.

Baca Juga  Dari Skandal Air Got hingga Tragedi Maut Cipayung: Jakarta Barometer Kecam Keras Pailitnya Moral & K3 PAM JAYA

​Kondisi Korban Stabil

Terdapat dua orang petugas Damkar di dalam kendaraan operasional yang tertimpa beton tersebut. Berdasarkan laporan, satu petugas mengalami luka dan segera dilarikan ke RS Polri untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

​Yogi memastikan bahwa tim medis telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk prosedur CT Scan. Saat ini, kondisi petugas tersebut dilaporkan stabil dan masih dalam masa observasi selama 24 jam ke depan sesuai dengan standar prosedur medis yang berlaku.

Pihak DLH DKI Jakarta menegaskan telah melakukan koordinasi cepat dengan tenaga medis dan jajaran Damkar sejak peristiwa terjadi. Yogi juga menyampaikan apresiasi kepada petugas Damkar atas dedikasi mereka dalam membantu mengendalikan dampak debu demi kenyamanan warga sekitar.

Baca Juga  Aksi Solidaritas FPPJ: Salurkan Bantuan Pangan hingga Al-Qur'an bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung

​”Keselamatan petugas adalah prioritas utama kami dalam setiap kegiatan lapangan. Saat ini, situasi di lokasi sudah kondusif dan terkendali. Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses penanganan berjalan baik dan memulihkan kondisi petugas yang terdampak,” pungkas Yogi.(Red).