Spekulasi Kabinet Menguat, Ekonom Chatib Basri Dipanggil Mendadak ke Istana oleh Prabowo

Nasional207 Dilihat

​JAKARTA, markaberita.com – Presiden RI Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan setelah memanggil ekonom senior, Chatib Basri, ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026) sore. Pertemuan ini memicu spekulasi publik, terutama terkait kemungkinan adanya perubahan formasi dalam Kabinet Merah Putih.

​Berdasarkan pantauan di lapangan, Chatib Basri tiba di kompleks Istana pada pukul 15.40 WIB dengan mengenakan kemeja berwarna krem muda. Kehadirannya yang mendadak langsung menarik perhatian awak media yang bersiaga di lokasi.

​Namun, Chatib tampak enggan memberikan banyak keterangan mengenai maksud kedatangannya. Ia justru meminta awak media untuk mengonfirmasi agenda pertemuan tersebut kepada Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan.

Baca Juga  ALVIN LIM TANTANG 4 PENGACARA SENIOR TERMASUK HOTMAN PARIS UNTUK BERGABUNG GERAKAN ANTI SUAP DAN GRATIFIKASI

​”Tanya Pak Luhut, ada Seto dan lain-lain. Saya nggak tahu soal apa,” ungkap Chatib singkat kepada wartawan.

​Saat disinggung mengenai isu yang menyebutkan namanya masuk dalam bursa calon menteri di Kabinet Merah Putih, Chatib memilih bungkam. Ia juga menepis anggapan bahwa kepulangannya ke Indonesia dilakukan secara tergesa-gesa karena urusan politik atau jabatan. Menurutnya, saat ini ia sedang berada dalam masa libur mengajar di Harvard University.

​”Enggak, di Harvard itu libur sekarang,” tegasnya.

​Menariknya, pemanggilan Chatib Basri terjadi tak lama setelah Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, terlebih dahulu merapat ke Istana. Koordinasi intensif antara Presiden Prabowo dengan jajaran ekonom ini dinilai banyak pihak sebagai langkah strategis di tengah dinamika ekonomi nasional yang memerlukan perhatian khusus.

Baca Juga  Dari Pertahanan ke Rel Kereta: Ketika Proyek Strategis Berubah Jadi Akomodasi Ring Satu

​Hingga saat ini, pihak Istana belum memberikan pernyataan resmi terkait poin-poin yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Spekulasi mengenai perombakan kabinet pun masih menjadi tanda tanya besar di tengah publik.(Red).