Polda Metro Jaya Waspadai Kelompok “Penumpang Gelap” di Aksi Demonstrasi Mahasiswa Jakarta

Nasional252 Dilihat

​JAKARTA, markaberita.com – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya mengeluarkan peringatan tegas terkait adanya indikasi kelompok tertentu yang berencana menunggangi aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta, Jumat (12/6/2026). Aparat kepolisian telah mengidentifikasi adanya pihak-pihak yang berupaya menyusup untuk menciptakan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

​Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan yang berpotensi merusak jalannya penyampaian pendapat di muka umum.

​“Perlu kami tekankan bahwa Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya sudah mengidentifikasi kelompok-kelompok tertentu yang mencoba bergabung dan mendompleng aksi untuk membuat gangguan Kamtibmas,” ujar Budi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Gedung DPR RI, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga  Pasang Badan Presiden Prabowo: Menghapus Bayang-bayang Utang Whoosh, Mengukuhkan Kehadiran Negara

​Budi menjelaskan, guna mengantisipasi hal tersebut, Satgas Gakkum telah disebar ke sejumlah titik lapangan. Tim ini ditugaskan khusus untuk melakukan pemantauan ketat terhadap kelompok-kelompok yang diduga berniat menyusup ke tengah barisan massa aksi.

​Ia pun memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang berniat membawa barang-barang berbahaya atau benda yang dapat memicu kerusuhan.

​“Petugas dari Satgas Gakkum sudah tersebar luas di lapangan untuk memonitor kelompok-kelompok yang sudah teridentifikasi tersebut. Apabila ditemukan membawa barang-barang yang tujuannya untuk membuat gangguan Kamtibmas, maka kami akan melakukan tindakan tegas,” tegas Budi.

​Polda Metro Jaya berkomitmen untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung. Pihak kepolisian berharap agar aksi penyampaian aspirasi oleh mahasiswa dapat berjalan dengan kondusif tanpa adanya intervensi atau provokasi dari pihak luar yang ingin merusak stabilitas keamanan.(Red).

Baca Juga  Keren, Produk Tradisional Khas Indonesia Bisa Jadi Merek Internasional