JAKARTA, Markaberita.com – Ajang Jakarta Muaythai Extravaganza 3 yang berlangsung selama empat hari, 11–14 Juni 2026, di Baywalk Mall Pluit, Jakarta Utara, resmi berakhir sukses. Kompetisi ini tidak hanya menetapkan Jakarta Timur sebagai juara umum, tetapi juga menjadi wadah penting dalam menjaring bibit-bibit atlet potensial untuk masa depan olahraga Muaythai di DKI Jakarta.
Event prestisius ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Muaythai Indonesia (MI) Pengprov DKI Jakarta, Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, serta Wakil Ketua Umum Muaythai Prov DKI, Bimo Wibowo, yang juga bertindak sebagai ketua panitia penyelenggara. Kehadiran Wakil Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Fachtul Annas, semakin menambah kemeriahan dan dukungan bagi para atlet yang bertanding.
Dalam laporannya, Bimo Wibowo menjelaskan bahwa ajang kali ini mencatatkan antusiasme peserta yang luar biasa. Tercatat total sebanyak 55 partai tarung dan 5 peserta kategori Wai Kru (seni) yang unjuk kebolehan dari 16 klub dan Pengkot di seluruh DKI Jakarta.
”Dibandingkan dua penyelenggaraan sebelumnya, ini adalah yang paling sukses. Kami berhasil menjaring atlet mulai dari kategori remaja hingga senior yang siap mewakili DKI Jakarta di berbagai event nasional,” ujar Bimo.
Ketua Umum Muaythai Indonesia Pengprov DKI Jakarta, Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, mengungkapkan kebanggaannya atas perkembangan cabang olahraga ini. Menurutnya, munculnya banyak talenta muda berbakat merupakan aset jangka panjang bagi DKI Jakarta, terutama dalam persiapan menghadapi PON XX/2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
”Ini adalah talent scouting bagi kami. Banyak atlet muda yang sudah menunjukkan teknik mumpuni. Tentu saja, kualitas ini harus terus ditunjang dengan kerja keras atlet serta peran pelatih yang berkualitas,” ucap Sylviana Murni.
Kesuksesan ajang ini juga tidak terlepas dari solidnya kerja sama antarbidang di kepengurusan Muaythai DKI Jakarta yang baru, serta dukungan penuh dari para wasit dan juri yang telah tersertifikasi. Kehadiran perwakilan dari PB MI, termasuk Sekjen PB MI Azuan Karim pada hari terakhir, menunjukkan bahwa Jakarta Muaythai Extravaganza 3 kini telah menjadi tolok ukur penting dalam pembinaan atlet Muaythai di Indonesia.(Red).


