Dekan FISIP Unas Tegaskan Tidak Ada Organisasi BEM di Tingkat Fakultas, Bantah Klaim Aliansi BEM Bersatu

Nasional110 Dilihat

​JAKARTA, MarkaBerita – Pihak Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Nasional (Unas) akhirnya buka suara menanggapi kemunculan sosok yang mengklaim diri sebagai “Ketua BEM FISIP Unas” dalam konferensi pers Aliansi Mahasiswa BEM Bersatu, Selasa (16/6) kemarin.

​Melalui keterangan tertulisnya, Rabu (17/6), Dekan FISIP Universitas Nasional, Aos Yuli Firdaus, dengan tegas membantah keberadaan organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di lingkup fakultas yang ia pimpin.

​”FISIP Universitas Nasional tidak memiliki organisasi BEM di tingkat fakultas. Oleh karena itu, tidak terdapat jabatan Ketua BEM FISIP Universitas Nasional dalam struktur organisasi kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan FISIP Universitas Nasional,” ujar Aos.

Baca Juga  Ketika Angka Jadi Cerita: Menjelajah Hari Populasi Sedunia 2025!

​Bantah Representasi Institusi

Munculnya individu bernama Ardi Zulkifly yang membawa-bawa nama FISIP Unas dalam forum BEM Bersatu dianggap tidak memiliki kapasitas kelembagaan. Aos menegaskan, segala pernyataan yang disampaikan oleh yang bersangkutan dalam kegiatan tersebut merupakan tanggung jawab pribadi dan bukan merupakan pandangan resmi FISIP Unas.

​Pihak kampus berharap, mahasiswa lebih bijak dalam menggunakan identitas dan atribut organisasi agar tidak memicu kebingungan atau kesalahpahaman di tengah masyarakat.

​”Kami menghormati hak setiap mahasiswa untuk berpendapat, berekspresi, dan berpartisipasi dalam demokrasi. Namun, penggunaan identitas dan jabatan organisasi harus dilakukan secara akurat dan bertanggung jawab,” tegas Aos.

​Duduk Perkara BEM Bersatu

Sebelumnya, kelompok yang menamakan diri BEM Bersatu menjadi sorotan usai menggelar konferensi pers di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. Aliansi ini menyatakan sikap menolak gerakan mahasiswa yang dinilai ditunggangi oleh kepentingan politik praktis.

Baca Juga  Bongkar Pola Channeling Bermasalah, FORMASI Siapkan Laporan ke KPK hingga Kejagung Terkait BNI

​Dalam forum tersebut, mereka sempat menyampaikan tiga tuntutan utama, yakni: mendesak sterilisasi gerakan mahasiswa dari intervensi politik praktis, mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis dengan catatan perbaikan tata kelola, serta mendukung pengusutan koruptor tanpa pandang bulu.

​Hingga saat ini, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak Aliansi BEM Bersatu mengenai status kelembagaan sejumlah nama yang terdaftar sebagai pimpinan BEM dalam rilis mereka.(Red).

#MarkaBerita #FISIPUnas #UniversitasNasional #BEMBersatu #GerakanMahasiswa #InfoKampus #BeritaNasional #Klarifikasi #MahasiswaIndonesia