CBA Desak KPK Usut Tuntas Dugaan Setoran Rutin ke Oknum APH dalam Kasus Blueray Cargo

Hukum, Nasional54 Dilihat

​JAKARTA, Markaberita.com – Center for Budget Analysis (CBA) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menindaklanjuti dugaan praktik suap dan pemerasan yang melibatkan perusahaan Blueray Cargo. Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, menekankan agar KPK bersikap objektif dan tidak tebang pilih dalam mengusut aliran dana yang menyeret sejumlah nama oknum Aparat Penegak Hukum (APH). Desakan ini muncul menyusul temuan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi Hartanto terkait perkara dengan tersangka Deddy Kurniawan Sukolo, yang mengungkap adanya dugaan distribusi uang secara berkala kepada oknum di tingkat Polsek, Polres, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

​Uchok mengungkapkan bahwa berdasarkan BAP tertanggal 25 Februari 2026, saksi Hartanto mengaku menjalankan instruksi distribusi dana yang dipertanggungjawabkan kepada seseorang bernama John Field. Menurutnya,

Baca Juga  Kasus Tanggul Kepulauan Seribu Rp138,6 M, CBA Desak Inspektorat dan Kejati DKI Segera Sidak Lapangan Terkait Potensi Kerugian Negara

keterangan mengenai setoran rutin yang ditangani oleh John Field untuk tingkat Polda dan Mabes tersebut harus diusut secara tuntas dan transparan. Saksi Hartanto sendiri membeberkan pola distribusi yang berlangsung pada minggu pertama setiap bulannya, termasuk pengakuan pernah diperintahkan mengambil uang dari ruang kerja Viny Liverie Lie di kawasan Mabes 5, lantai 2, pada Februari 2025. Uang yang dimasukkan ke dalam tas jinjing hitam tersebut kemudian dibawa menggunakan kendaraan operasional menuju kawasan Polda Metro Jaya, sebelum akhirnya diserahkan kepada seseorang di sekitar Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan.

​Dalam dokumen pemeriksaan tersebut, turut terungkap adanya istilah “Kode Bantuan Freelance” dalam percakapan elektronik. Saksi menyebut istilah tersebut sebagai kode internal untuk distribusi bantuan uang yang dikoordinasikan oleh tim tertentu, termasuk melibatkan elemen kehumasan. Saksi menyatakan bahwa distribusi tersebut dilakukan atas arahan atasan dan bukan berkaitan dengan urusan bea cukai, melainkan ditujukan bagi pihak dari lingkungan kepolisian. Menanggapi temuan ini, Uchok mendesak KPK agar segera memanggil seluruh pihak yang namanya tercantum dalam BAP guna dimintai klarifikasi. Ia menilai langkah tersebut krusial untuk memastikan apakah benar terjadi praktik suap, pemerasan, atau penyalahgunaan kewenangan.

Baca Juga  <em>MGPLaporkan Dugaan Korupsi di Dinas Cipta Karya dan LPSE Kabupaten Bekasi ke Kejati Jawa Barat</em>

​Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak-pihak yang namanya terseret dalam dugaan tersebut, dan aparat penegak hukum belum memberikan pernyataan mengenai hasil verifikasi atas keterangan saksi dalam dokumen pemeriksaan. Sebagai informasi, seluruh keterangan yang termuat dalam BAP merupakan bagian dari proses penyidikan yang masih memerlukan pembuktian lebih lanjut melalui mekanisme hukum yang berlaku di pengadilan.(zr).

​#CBA #KPK #BluerayCargo #UchokSkyKhadafi #PemberantasanKorupsi #BeritaJakarta #PenegakanHukum