FPPJ Suarakan Harapan Warga Jakarta, Persija vs Persib Harus di SUGBK

Megapolitan, Olahraga154 Dilihat

JAKARTA, MarkaBerita.com– Harapan besar disuarakan warga Jakarta, khususnya para pendukung Persija Jakarta, agar laga bertajuk El Clasico Indonesia kontra Persib Bandung tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Pertandingan klasik ini dinilai bukan sekadar laga biasa, melainkan panggung harga diri dan sportivitas yang berdampak signifikan pada peta persaingan Liga 1 musim ini.

​Ketua Umum Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansah, menegaskan pentingnya menjaga sepak bola dari intervensi kepentingan non-olahraga, termasuk agenda politik.

​“Sepak bola adalah ruang sportivitas. Jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan lain yang justru merusak semangat fair play dan persatuan,” ujar Endriansah dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/5).

​Meskipun peluang juara Persija musim ini relatif lebih kecil dibandingkan Persib yang kokoh di puncak klasemen, FPPJ menilai laga ini tetap memiliki nilai strategis yang tinggi. Hasil pertandingan ini berpotensi menjadi penentu langkah tim-tim lain dalam perebutan gelar juara di akhir musim.

Baca Juga  Aksi Solidaritas FPPJ: Salurkan Bantuan Pangan hingga Al-Qur'an bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung

​Berdasarkan klasemen sementara:

  • ​Persib Bandung: Memimpin di posisi puncak.
  • ​Persija Jakarta: Berada di peringkat ketiga dengan selisih 7 poin.

​”Selisih poin memang cukup signifikan bagi Persija, namun laga melawan Persib tetap krusial. Ini bukan hanya soal posisi, tapi soal pembuktian kualitas dan dampaknya terhadap tim-tim lain yang bersaing di posisi atas,” lanjutnya.

​Rivalitas historis antara Persija dan Persib selalu menghadirkan atmosfer luar biasa. FPPJ menilai SUGBK adalah lokasi paling representatif untuk mengakomodasi tingginya animo suporter serta menjaga nilai prestise kompetisi nasional.

​Selain aspek teknis pertandingan, FPPJ juga menggaungkan kampanye “JAGA JAKARTA”. Mereka mengajak seluruh elemen pendukung untuk mengedepankan ketertiban dan memastikan ibu kota tetap aman selama laga berlangsung.

Baca Juga  Terima Penghargaan di Balaikota, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Raih Predikat "Informatif" Tahun 2025  

​“Jangan sampai ulah oknum mencoreng citra Jakarta. Kita ingin menunjukkan bahwa suporter Indonesia sudah semakin dewasa dan bijak dalam mendukung tim kesayangannya,” tegas Endriansah.

​FPPJ meyakini pihak panitia pelaksana (Panpel) dan aparat kepolisian telah memiliki pengalaman serta kapasitas yang mumpuni dalam mengantisipasi lonjakan penonton maupun potensi kerawanan. Koordinasi yang matang diharapkan menjadi kunci kelancaran laga panas tersebut.

​Duel Persija kontra Persib sejatinya bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan ujian bagi konsistensi sepak bola Indonesia untuk tetap profesional, sehat, dan menjunjung tinggi sportivitas di mata dunia.(Red/MB)