Berniat Lerai Tawuran di Cipinang, Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta

Megapolitan312 Dilihat

​JAKARTA, MarkaBerita.com – Aksi heroik seorang warga berakhir tragis. Nur Hasan (46) meninggal dunia setelah tertemper kereta api saat berupaya melerai aksi tawuran antar-kelompok warga di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, pada Selasa (5/5) sore.

​Kronologi Kejadian

​Peristiwa memilukan ini bermula ketika bentrokan pecah antara kelompok warga Kebon Singkong dan Cipinang Muara di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jatinegara. Situasi memanas sekitar pukul 18.02 WIB saat salah satu kelompok mulai melepaskan kembang api ke arah pemukiman lawan.

​”Anak Kebon Singkong mengarahkan petasan ke arah Jagal RW 010 Kelurahan Cipinang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, dalam keterangan resminya, Rabu (6/5).

Baca Juga  Refleksi 1 Tahun Pram-Doel, Direktur PAM JAYA: Kedaulatan Air Adalah Kunci Selamatkan Jakarta dari Bencana Ekologi

​Melihat situasi yang kian tak terkendali, Nur Hasan berinisiatif turun ke lokasi untuk membubarkan massa. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat meminta warga dan anak-anak di lingkungan RW 010 Cipinang Jagal untuk masuk ke rumah dan tidak terpancing melakukan aksi balasan.

​Namun, saat mencoba menenangkan situasi, korban berdiri di area perlintasan rel kereta api. Di saat yang bersamaan, muncul dua rangkaian kereta api dari arah Jakarta menuju Bekasi dan Jawa Tengah.

​”Korban meninggal dunia karena posisi korban berada di tengah-tengah rel saat dua kereta api melintas secara bersamaan,” jelas Budi.

​Pihak kepolisian sangat menyayangkan insiden ini dan menghimbau warga agar tidak melakukan aksi tawuran yang tidak hanya meresahkan, namun juga membahayakan nyawa orang lain yang mencoba menjaga kedamaian di lingkungan tersebut.(MB/Red).

Baca Juga  WALHI Jakarta Kritik Ingub Pemilahan Sampah 2026, Masalah Utama Ada di Implementasi, Bukan Regulasi