Bentuk Pengabdian di Tanah Kelahiran, Kapolresta Cilacap Bangun Jembatan untuk Masyarakat

Daerah, Nasional579 Dilihat

​CILACAP, Markaberita.com – Penugasan sebagai Kapolresta Cilacap menjadi momentum penuh makna bagi Kombes Pol Dr. Budi Adhy Buono. Bertugas di tanah kelahirannya sendiri, ia memaknai amanah ini sebagai sebuah “kepulangan yang sakral” sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

​Kombes Pol Budi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan pimpinan Polri yang memberinya kesempatan mengabdi di daerah asal. Baginya, jabatan ini bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

​”Penugasan ini adalah amanah. Saya ingin memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Cilacap. Ini adalah rumah saya, dan saya ingin mewariskan kebaikan serta keamanan bagi saudara-saudara saya di sini,” ujar Kombes Pol Budi, Jum’at (15/05/26).

​Komitmen tersebut dibuktikan melalui aksi sosial nyata, yakni pembangunan jembatan permanen yang menghubungkan Dusun Ciloning dan Dusun Pengampiran di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu.

Baca Juga  Penuh Makna,Giat Jum'at Curhat Polsek Talang Ubi di Kelurahan Handayani Mulya

​Pembangunan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri untuk merespons cepat kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat. Jembatan yang diresmikan pada 15 April 2026 tersebut kini menjadi urat nadi penting bagi mobilitas warga fiantaranya:  Manfaat Ekonomi: Mempermudah akses para petani untuk membawa hasil bumi, Manfaat Pendidikan: Menjamin keamanan dan kenyamanan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah dan ​Aksesibilitas: Menghubungkan dua dusun yang sebelumnya terisolasi secara infrastruktur.

​Pengamat kepolisian dan intelijen, Paijo Parikesit, menilai sosok Kombes Pol Budi Adhy Buono mencerminkan karakter prajurit Bhayangkara yang berakar kuat pada budaya Banyumasan. Dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026), Paijo menyebut nilai-nilai lokal menjadi fondasi kepemimpinan yang efektif.

Baca Juga  FORUM SETDA JABAR Bey Machmudin: Momentum Menyamakan Visi Membangun Jawa Barat

​Menurut Paijo, karakter masyarakat Banyumas yang dikenal dengan istilah “Cablaka” (terbuka, jujur, dan apa adanya) tercermin dalam gaya kepemimpinan Kombes Pol Budi yang tegas namun humanis.

​”Filosofi itu tercermin dari sosok Bawor yang menempatkan kejujuran sebagai ukuran utama martabat seseorang. Anggota Polri yang bertugas di tanah kelahiran memiliki keunggulan dalam memahami karakter sosial dan geografis, sehingga pelayanan masyarakat menjadi lebih cepat dan tepat,” jelas Paijo.

​Penempatan Kombes Pol Budi di Cilacap dinilai sebagai bagian dari penguatan program Polri Presisi. Dengan pendekatan yang persuasif dan mengedepankan nilai kemanusiaan, Polri berhasil mempererat hubungan dengan masyarakat (community policing).

​Meskipun tumbuh di lingkungan dengan disiplin tinggi, Kombes Pol Budi terbukti lebih mengedepankan dialog dan kedamaian dalam menjaga kondusifitas wilayah. Pembangunan jembatan di Gandrungmangu menjadi simbol bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai solusi atas persoalan sosial di tengah masyarakat.(Red).

Baca Juga  Pelantikan DPC PPDI Kota Padang Panjang dihadiri pejabat kota dan provinsi

Rekomendasi