Srikandi Merah Putih Optimistis jadi Penghubung Produser, MBG, dan investor di Jawa Barat

News457 Dilihat

Kota Cimahi – markaberita.com

Koperasi Konsumen Srikandi Merah Putih terus memperkuat perannya sebagai sentral distribusi kebutuhan pokok untuk Program MBG (Masyarakat Berdaya Gizi), khususnya di wilayah Jawa Barat.

Langkah strategis ini sekaligus membuka peluang investasi bagi berbagai pihak yang ingin berkolaborasi dalam pengembangan ekosistem distribusi pangan nasional berbasis koperasi.(13/1/2026).

Ketua Umum Koperasi Srikandi Merah Putih, Nyimas Dewi Dedeh, menyampaikan bahwa saat ini koperasi telah menjadi rujukan pasokan MBG untuk sejumlah komoditas strategis, seperti beras, minyak goreng, susu, serta kebutuhan pangan pokok lainnya.

Jaringan pasokan tersebut melibatkan berbagai daerah, mulai dari Ponorogo, Lampung, Sukabumi, Tangerang, hingga wilayah lainnya yang kini menjalin kerja sama langsung dengan Srikandi Merah Putih.

“Kami membuka peluang bagi seluruh titik MBG untuk melakukan pemesanan langsung ke Srikandi Merah Putih. Dengan sistem pengadaan terpusat, kami ingin memastikan ketersediaan barang berkualitas, harga terjangkau, serta distribusi yang tertib dan berkelanjutan,” ujar Nyimas.

Baca Juga  Alumni SMAK 1 BPK PENABUR Bandung Gelar Seminar Kebangsaan: “Bersatu Berdaulat dalam Harmoni”

Dalam perjalanannya, Srikandi Merah Putih juga bertransformasi menjadi sentral distribusi sekaligus pusat pembelajaran bagi mitra MBG dan pelaku usaha. Transformasi ini didorong oleh pengalaman sebelumnya, ketika koperasi menghadapi lonjakan permintaan yang sangat besar, termasuk kontrak senilai Rp153 miliar, namun terkendala oleh keterbatasan pasokan di pasar.

“Dari pengalaman tersebut, kami membuka jalur langsung ke perusahaan dan produsen agar rantai pasok semakin kuat, stabil, dan tidak bergantung pada pasar bebas,” tambahnya.

Ke depan, Srikandi Merah Putih berencana membuka sentral distribusi baru di sejumlah wilayah strategis, seperti Ciamis, Priangan Timur, Bogor Raya, serta memperkuat jaringan distribusi di Tangerang. Ekspansi ini diharapkan mampu memperingan beban distribusi sekaligus memperluas jangkauan layanan MBG di berbagai daerah.

Baca Juga   Dalih Tanggap Darurat, proyek TPT PerBatasan Sukadami -Ciawi tali  Diduga  Siluman.  Matrial Tidak Sesuai Spesifikasi, Dan Abaikan K3

Pada kesempatan yang sama, Srikandi Merah Putih secara resmi membuka pintu bagi para investor untuk menanamkan modal dan menjadi bagian dari pengembangan koperasi.

“Kami mengundang para investor untuk bergabung dan menanamkan sahamnya. Harapannya, Srikandi Merah Putih dapat menjadi ‘bank sentral distribusi pangan MBG’, tempat seluruh mitra belajar, bertumbuh, dan berkolaborasi,” jelas Nyimas.

Selain itu, koperasi juga membuka peluang kerja sama dengan mediator serta produsen besar, termasuk industri susu nasional, guna menjamin pasokan pangan yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi.

Sementara itu, Letkol Dedi Soebati, selaku Pembina Koperasi Srikandi Merah Putih, menegaskan bahwa koperasi ini dibangun dengan semangat Merah Putih, menjunjung tinggi transparansi, profesionalisme, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga  Sastra Sunda di Persimpangan: Yayasan Rancage Cari Formula Baru untuk Regenerasi

“Kami ingin Srikandi Merah Putih menjadi solusi nyata bagi pelaku MBG, sekaligus wadah investasi yang sehat, produktif, dan berorientasi jangka panjang,” tegasnya.

Dengan visi tersebut, Srikandi Merah Putih optimistis dapat menjadi penghubung strategis antara produsen, pelaksana MBG, dan investor demi mewujudkan sistem distribusi pangan nasional yang kuat, efisien, dan berkelanjutan.

Bagi pihak yang berminat melakukan pemesanan maupun kerja sama, dapat langsung mendatangi Kantor Koperasi Srikandi Merah Putih di
Jl. KH. Usman Dhomiri Nasution No. 02, RT 04 RW 17, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi, Kota Cimahi 40526, Jawa Barat.
Kontak: 0895-3349-16419 / 0812-2108-1964.

Rekomendasi