BAPERSIPIL: Bencana di Sumatera Adalah Masalah Kemanusiaan, Bukan Komoditas Politik

Nasional90 Dilihat

​Markaberita.id | Jakarta, 6 Januari 2026– Barisan Penggerak Supremasi Sipil (BAPERSIPIL), organisasi yang berfokus pada kemanusiaan dan persatuan bangsa, menyatakan komitmennya untuk mengawal stabilitas nasional di tengah upaya pihak-pihak tertentu yang mencoba mempolitisasi musibah bencana alam di Sumatera.

​Pernyataan ini disampaikan oleh Inisiator BAPERSIPIL, Ade Adriansyah Utama, SH., MH., dalam pertemuan khusus bersama jaringan aktivis lintas elemen di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (5/1/2026). Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow konsolidasi nasional BAPERSIPIL.

​Ade Adriansyah menegaskan bahwa sikap BAPERSIPIL merupakan refleksi akhir tahun sekaligus respons langsung terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti adanya oknum pengganggu stabilitas nasional.

​”Kami berdiri di sini untuk menegaskan sikap. Kami mendukung penuh pernyataan Presiden Prabowo yang memperingatkan pihak-pihak tertentu agar tidak menggunakan bencana sebagai alat politik,” ujar Ade.

Baca Juga  EDITORIAL: Kopi untuk Wartawan, Solusi untuk Rakyat? Menanti Hasil Diskusi Tertutup Istana

​Ia juga mengajak masyarakat untuk mengapresiasi kerja keras TNI dan Polri dalam penanganan bencana. Ade mengecam keras kelompok yang masih memelihara narasi negatif sisa kontestasi politik masa lalu demi kepentingan sempit.

​”Jika masih ada pihak yang memelihara narasi kotor ‘residu Pilpres akut’ untuk memecah belah, maka kami bersama masyarakat siap melawan segala bentuk rongrongan terhadap kedaulatan bangsa,” tegasnya.

​Senada dengan Ade, Decky, perwakilan Aktivis ’98, mendesak pemerintah untuk menindak tegas praktik “safari politik bencana” yang dinilai kontraproduktif dengan semangat gotong royong.

​”Hentikan perpecahan. Jika niatnya membantu bencana, lakukan dengan tulus. Kami menolak keras isu negatif yang menyerang relawan, TNI, dan Polri yang sudah berjibaku di lapangan,” kata Decky di sela diskusi terbatas menjelang sarasehan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga  Polresta Banjarmasin Beserta Staf dan Bhayangkari Mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1444H

​Decky juga memberikan peringatan keras akan melayangkan gugatan hukum terhadap pihak-pihak yang membenturkan isu kemanusiaan demi panggung politik. Ia juga meminta aparat penegak hukum mengawasi transparansi dana bantuan bencana agar tepat sasaran.

​Sebagai langkah konkret merajut persatuan, BAPERSIPIL akan menggelar rangkaian kegiatan di kawasan Sentul dan Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Agenda tersebut meliputi:

  • ​Dialog Tanpa Baper: Diskusi terbuka lintas kelompok.
  • ​Kemah Aspirasi Kebangsaan: Konsolidasi akar rumput.
  • ​Ikrar Gotong Royong: Komitmen bersama menjaga stabilitas Kamtibmas.

​Ade menutup pernyataannya dengan menuntut ketegasan pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban masyarakat.

​”Rakyat merindukan kedamaian. Negara tidak boleh ragu. Jika penegak hukum gamang, maka kami dari unsur masyarakat sipil akan hadir menjadi jawaban bagi mereka yang ingin memecah belah bangsa,” pungkas Ade.(Red).

Baca Juga  DPP Relawan Gema Airlangga Didit Optimis Ketum  Partai Golkar Capres Pilihan Rakyat