Warga Aceh Tewas Akibat Kelaparan, Bukan Banjir: Gubernur Mualem Sebut Kondisi Pengungsi Sangat Memprihatinkan

Daerah, Nasional484 Dilihat

Markaberita id | ​Jakarta, 6 Desember 2025 — Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, mengungkapkan keprihatinan mendalam terkait kondisi warga di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh. Menurutnya, kondisi pengungsi sangat mengkhawatirkan, bahkan ia menyebutkan bahwa sebagian korban meninggal dunia bukan disebabkan langsung oleh bencana banjir, melainkan akibat kelaparan karena terisolasi dan terputusnya akses bantuan logistik.

​“Sangat membimbangkan, mereka mati bukan karena banjir, tapi mati karena kelaparan. Itu saja,” tegas Mualem di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Jumat sore, 5 Desember 2025.

​Gubernur Mualem membenarkan bahwa kondisi pengungsi saat ini berada dalam situasi yang sangat memprihatinkan.

Baca Juga  Gawat Darurat Radioaktif Banten! Cs-137 Cemari 6 Lokasi, Tim Khusus dan Brimob Gegana Diterjunkan

​Mualem menyebutkan bahwa wilayah yang paling parah terdampak dan saat ini menjadi prioritas utama penanganan bencana adalah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara.

​“Yang paling urgen itu Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Aceh Utara. Mereka sangat berat terdampak,” jelasnya.

​Penyaluran bantuan ke wilayah-wilayah tersebut menghadapi kendala serius. Jalur darat dilaporkan terputus total akibat genangan banjir dan rusaknya sejumlah jembatan. Untuk mengatasi hal ini, tim gabungan penanggulangan bencana terpaksa menggunakan jalur alternatif dan peralatan khusus.

​“Kita tidak bisa salurkan bantuan melalui jalur darat karena masih banjir dan banyak jembatan putus. Jadi, kita upayakan melalui boat karet untuk mengantar sembako ke sana,” terangnya.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres PALI Kembali Berhasil Ringkus Pengedar Narkoba Asal Desa Air Itam,Begini Jelasnya

​Mengingat wilayah terdampak hampir menyeluruh di Aceh, Mualem menegaskan bahwa kebutuhan logistik untuk masyarakat sangatlah besar dan mendesak.(Red).