LPMAK Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ustaz Jazir ASP: Kehilangan Besar bagi Integritas Umat

Nasional551 Dilihat

Markaberita.id | ​Jakarta, 22 Desember 2025 – Innalillahi wa innailaihi raji’un. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaik penggerak peradaban Islam. Ustaz Muhammad Jazir ASP, Ketua Takmir Masjid Jogokariyan Yogyakarta sekaligus tokoh pelopor kemandirian umat, telah berpulang ke rahmatullah pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 05.30 WIB.

​Almarhum bukan sekadar tokoh agama, melainkan simbol integritas yang mewarisi darah perjuangan ulama besar. Sebagai kerabat dekat dari almarhum KH As’ad Humam (pencetus metode IQRO), Ustaz Jazir meneruskan estafet perjuangan literasi tersebut ke ranah yang lebih luas: tata kelola peradaban.

​Jika KH As’ad Humam merevolusi cara umat membaca Al-Qur’an, Ustaz Jazir merevolusi cara umat mengelola amanah. Melalui Masjid Jogokariyan, beliau membuktikan bahwa manajemen masjid yang transparan, akuntabel, dan bebas dari kepentingan pribadi adalah kunci kesejahteraan jamaah.

Baca Juga  Rekor Baru! Uang Beredar Tembus Rp10.415,9 Triliun di Mei 2026

​Pernyataan Sikap LPMAK: Masjid sebagai Sekolah Anti Korupsi

​Wafatnya Ustaz Jazir meninggalkan duka mendalam bagi Lembaga Pendidikan Masyarakat Anti Korupsi (LPMAK). Ketua Umum LPMAK, Imam Nurcahya, dalam pernyataannya di Jakarta menegaskan bahwa almarhum adalah sosok pendidik nilai-nilai antikorupsi yang nyata di lapangan.

​“Kami keluarga besar LPMAK merasakan duka cita yang sangat mendalam. Ustaz Jazir adalah teladan integritas yang langka. Beliau mengajarkan bahwa melawan korupsi tidak cukup dengan teori, tapi dengan membangun sistem yang transparan, seperti konsep ‘Saldo Infak Nol Rupiah’ yang beliau gagas. Ini adalah bentuk tertinggi dari amanah dan kejujuran dalam mengelola harta umat,” ujar Imam Nurcahya.

​LPMAK memandang bahwa nilai edukasi yang ditinggalkan almarhum sejalan dengan misi pendidikan antikorupsi, yakni membangun karakter manusia yang merasa diawasi oleh Tuhan dalam setiap rupiah yang dikelola.

Baca Juga  Kabar Gembira bagi Sopir Angkot dan Kusir Delman Jabar, Ada Uang Tunggu Rp 200 Ribu Per Hari Selama Lebaran

​Meski dalam kondisi kesehatan yang menurun dan harus menjalani perawatan intensif, semangat almarhum tidak padam. Beliau terus menitipkan pesan edukatif kepada para kader penggerak masjid di seluruh Indonesia untuk menjaga konsistensi dan integritas dalam melayani umat.

​Segenap keluarga besar Lembaga Pendidikan Masyrakat Anti Korupsi (LPMAK) memohon doa agar almarhum husnul khatimah, diterima segala amal salehnya, dan spirit kejujurannya terus menginspirasi generasi pendidik antikorupsi di masa depan.(Red).