Markaberita.id | Jakarta Timur, 1 Desember 2025 – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Jakarta Timur mengambil langkah strategis nan fundamental dengan menggelar Pra Musyawarah Kerja (Musker) III di Markas Komando GP Ansor DKI Jakarta. Pertemuan krusial ini menjadi momen konsolidasi total, dirancang khusus untuk memastikan kaderisasi yang militan dan penguatan struktur organisasi yang berdampak hingga ke akar rumput.
Ketua GP Ansor Jakarta Timur, Taufik Muhamad Guntur, menegaskan bahwa Pra Musker III bukanlah sekadar rutinitas, melainkan ruang konsolidasi strategis untuk memanaskan mesin organisasi di tengah tantangan kebangsaan dan sosial kemasyarakatan yang dinamis.
“Pra Musker III ini kami jadikan momen untuk konsolidasi total. Mulai dari penyelarasan kurikulum kaderisasi, penguatan struktur Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Ranting, hingga optimalisasi program. GP Ansor Jakarta Timur harus hadir sebagai organisasi solid, progresif, dan paling responsif terhadap kebutuhan warga,” tegas Taufik Muhamad Guntur dalam keterangannya.
Taufik menambahkan bahwa kualitas adalah kunci. GP Ansor berkomitmen memastikan setiap kader di Jakarta Timur memiliki tiga pilar utama: Kompetensi, Militansi, dan Integritas, yang berlandaskan nilai-nilai luhur Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Kaderisasi bukan hanya tentang menambah jumlah. Ini soal kualitas dan ketepatan sasaran. Kami ingin melahirkan kader-kader yang siap menjadi duta kebangsaan dan penjaga tradisi. Itulah mengapa konsolidasi struktural dan kaderisasi menjadi prioritas utama yang tak bisa ditawar,” tambahnya.
Lebih dari sekadar evaluasi, Pra Musker III juga menjadi dapur perumusan program kerja strategis yang akan dijalankan dalam satu periode ke depan. Program ini mencakup:
- Pengembangan Kapasitas Kepemudaan: Melalui pelatihan dan workshop modern.
- Respon Cepat Sosial Kemasyarakatan: Gerakan bakti sosial dan tanggap bencana yang lebih terstruktur.
- Kolaborasi Lintas Sektor: Sinergi dengan pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat lainnya.
Taufik menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen GP Ansor Jakarta Timur untuk melanjutkan peran historis Nahdlatul Ulama dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Kami ingin memastikan bahwa GP Ansor tidak hanya tercatat sebagai organisasi pemuda. Kami harus hadir sebagai kekuatan pemuda NU yang memberi manfaat nyata, bergerak secara terstruktur, dan memiliki dampak positif yang konkret bagi setiap lapisan masyarakat Jakarta Timur,” tutupnya dengan penuh semangat.(Red).


