Festival Kreasi Inklusi Indonesia 2025: Depok Rayakan Kekuatan Tanpa Luka dengan Dukungan Penuh Forkopimda

Markaberita.id | ​Depok, 7 Desember 2025 – Gelombang antusiasme masyarakat memadati Alun-Alun Timur GDC Boulevard Kota Depok dalam perayaan puncak Festival Kreasi Inklusi Indonesia Sahabat Disabilitas Kota Depok 2025. Acara yang digelar pada Sabtu sore, 6 Desember 2025, ini menjadi simbol persatuan dan komitmen kolektif antara jajaran pimpinan daerah dan komunitas disabilitas.

​Kehadiran lengkap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok, termasuk unsur utama Pemerintahan, Kepolisian, dan Militer, menegaskan komitmen institusional Pemerintah Kota Depok untuk menjamin hak-hak, aksesibilitas, dan perlindungan bagi sahabat disabilitas.

​Festival ini mengusung tema penuh makna, “Satu Panggung Seribu Cerita, Merayakan Kekuatan Tanpa Luka,” yang dibuktikan melalui beragam penampilan yang menginspirasi. Momen paling menggetarkan adalah penampilan Ketua DPC PPDI (Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kota Depok, Natalina.

Baca Juga  Nggak Cuma Ngedumel di Medsos, Ini Cara Koalisi Peduli Indonesia Dorong Warga Update Bansos Biar Tepat Sasaran

​Dengan penuh penghayatan, Natalina menyumbangkan sebuah puisi yang menggelegar, menyuarakan tantangan, semangat tak terbatas, dan penegasan jati diri di balik disabilitas. Puisi tersebut berhasil menggugah emosi dan kesadaran seluruh hadirin.

​”Puisi ini bukan tentang keluhan, melainkan tentang deklarasi martabat. Kami hadir bukan untuk dikasihani, tetapi untuk diakui. Kami punya suara, punya karya, dan kami adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi Kota Depok,” ujar Natalina, mengakhiri pembacaannya dengan standing ovation dari penonton.

​Sambutan resmi Wali Kota Depok disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Devi Maryori. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kontribusi dan kegigihan komunitas disabilitas.

​”Kehadiran Forkopimda di sini adalah penegasan bahwa setiap warga negara, termasuk sahabat disabilitas, berhak mendapatkan akses penuh, perlindungan, dan ruang untuk berekspresi. Kita harus melihat mereka sebagai mitra pembangunan, bukan sebagai objek bantuan. Kekuatan yang mereka tunjukkan hari ini adalah inspirasi bagi kita semua,” tegas Devi Maryori, mewakili pesan komitmen dari pimpinan daerah.

Baca Juga  Sebut Ada Modus Birokrasi Berantai, ASNI Minta KPPU Usut Pengadaan Buku SD DKI

​Festival ini juga mengintegrasikan aspek pemberdayaan ekonomi dengan menampilkan produk-produk UMKM hasil karya sahabat disabilitas di area bazaar. Kepala Dinas Sosial menambahkan bahwa acara ini menjadi bukti nyata bahwa budaya inklusi sudah mengakar kuat di Depok, didukung oleh upaya berkelanjutan dalam peningkatan infrastruktur dan kebijakan yang semakin aksesibel.

​Melalui keberhasilan Festival Kreasi Inklusi 2025, Kota Depok secara nyata menunjukkan bahwa keberagaman adalah aset terbesar. Dengan dukungan penuh dari seluruh pilar pimpinan daerah, setiap individu memiliki hak setara untuk berkarya dan bersinar di panggung kehidupannya.(Red).