Setda Kota Tangerang Diduga “Hobi Borong” Laptop Tiap Tahun, CBA Desak Kejaksaan Agung Turun Tangan

Daerah, Megapolitan1087 Dilihat

Markaberita.id | Jakarta, 18 November 2025 – Sekretariat Daerah (Setda) Kota Tangerang kembali menjadi sorotan publik menyusul temuan pola belanja perangkat keras yang dinilai janggal oleh Center for Budget Analysis (CBA). Lembaga pengawas anggaran ini mencatat adanya pengadaan komputer dan laptop secara rutin dengan nilai yang terus melonjak dalam tiga tahun terakhir, memunculkan kecurigaan serius terhadap indikasi pemborosan anggaran dan praktik mark up.

​Direktur Eksekutif CBA, Uchok Sky Khadafi, mengungkapkan detail pengeluaran yang mencurigakan tersebut. Pada Desember 2023, Setda Kota Tangerang mengalokasikan Rp132 juta untuk pengadaan tablet android. Pola belanja ini berlanjut pada November 2024, di mana Setda melakukan dua kali pengadaan laptop/komputer: pertama senilai Rp112 juta, dan kedua melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) sebesar Rp273,6 juta untuk 16 unit laptop.

Baca Juga  Sejumlah Perangkat Daerah Gelar Bazar Ramadan 27 - 28 Maret

​Menurut Uchok, belanja pada tahun 2025 bahkan jauh lebih fantastis, di mana Setda Kota Tangerang menghabiskan anggaran hingga Rp560.057.200 hanya untuk kembali memborong laptop.

​“Belanja laptop setiap tahun itu mubazir dan tidak wajar. Pola ini justru menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat Kota Tangerang terhadap Walikota Drs. H. H. Sachrudin,” tegas Uchok Sky, Selasa (18/11/2025).

​Atas indikasi pola belanja berulang dan dinilai tidak wajar tersebut, CBA secara tegas mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk segera melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap Setda Kota Tangerang.

​Uchok meminta agar Kejagung berkolaborasi dengan auditor negara guna menelusuri secara mendalam. Penelusuran ini harus mencakup tiga poin krusial: melihat siapa saja yang menjadi penerima perangkat, menelusuri dugaan penggelembungan harga (mark up), dan memastikan bahwa semua barang yang dibeli benar-benar ada dan tidak fiktif.

Baca Juga  Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Apresiasi Terhadap Kinerja Newsroom Diskominfosantik

​“Kami ingin memastikan bahwa uang rakyat Kota Tangerang tidak dihambur-hamburkan. Kejagung harus bertindak cepat demi tegaknya transparansi dan akuntabilitas anggaran daerah,” tutup Uchok Sky.(Red).