Semangat Merah Putih Tak Padam! Indonesia Tumbang Tipis 0–1 dari Irak di Piala Asia Amputasi 2025

Disabilitas, Olahraga1069 Dilihat

Markaberita.id | ​Jakarta, 12 November 2025 — Perjuangan heroik Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia harus berakhir dengan kekalahan tipis 0–1 dari Irak dalam laga kedua fase grup Piala Asia Amputasi 2025. Pertandingan yang dihelat di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Selatan, pada Senin (10/11/2025) ini merupakan bagian penting dari Kualifikasi Piala Dunia Amputasi 2026 Zona Asia.

​Skuad Garuda memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi, didorong oleh kemenangan telak 5–0 atas Suriah di laga pembuka. Namun, serangan balik cepat Irak pada menit ke-27 menjadi petaka bagi Indonesia, menghasilkan gol tunggal yang dicetak oleh tim lawan.

​Indonesia sejatinya sempat menyamakan kedudukan melalui gol Sahata Sianturi, namun wasit menganulirnya karena menilai telah terjadi pelanggaran lebih dulu. Keputusan kontroversial ini disoroti oleh Pelatih Timnas, Syahrul Ase.

​“Kepemimpinan wasit yang kurang jelas, baik dari sudut pandang kami dan dari sudut pandang pemain. Akhirnya banyak yang menghasilkan keputusan-keputusan yang merugikan pihak kami,” ujar Syahrul dalam keterangan resminya usai laga.

​Posisi Kedua dan Asa ke Piala Dunia Tetap Menyala

​Meskipun kalah, hasil ini menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan torehan tiga poin. Irak kini memimpin grup dengan empat poin setelah meraih hasil imbang di pertandingan lain.

Baca Juga  Cuaca Ekstrem Mengacaukan Pertandingan, Prancis Tetap Tunjukkan Kelas Dunia

​Syahrul Ase tetap memberikan apresiasi tinggi atas performa dan semangat juang anak asuhnya. “Alhamdulillah pertandingan berjalan dengan baik, walaupun hasilnya tidak maksimal untuk kami. Tapi kami juga sebagai tim, apresiasi juga di tim Irak,” tambahnya.

​Kekalahan ini dianggap sebagai pelajaran berharga untuk membenahi konsistensi permainan dan ketajaman penyelesaian akhir. Dukungan luar biasa dari publik GBK juga menjadi suntikan energi bagi para pemain.

​Yudhistira Putra, Ketua Federasi Sepak Bola Amputasi Indonesia (FESPAI), menegaskan komitmen tim untuk menjaga semangat nasionalisme.

​”Hasil ini adalah momentum untuk meningkatkan daya juang dan memperkuat solidaritas tim,” tegas Yudhistira.

​Kekalahan ini sama sekali tidak memadamkan asa Indonesia untuk meraih tiket ke Piala Dunia Amputasi 2026. Tim Merah Putih akan segera mengalihkan fokus ke laga penentuan terakhir fase grup melawan Iran. Kemenangan di laga pamungkas tersebut akan menjadi kunci untuk mengamankan tempat di babak selanjutnya dan terus mengharumkan nama bangsa di kancah sepak bola internasional.(Red).

Baca Juga  Persiapan Kejuaraan Asia Junior Usia Remaja 2025