Horor Jumat Siang: Dua Ledakan Guncang SMA 72 Jakarta, Bom Rakitan dan Senjata Ditemukan di Lokasi!

Nasional889 Dilihat

​Markaberita id | Jakarta, 7 November 2025 – Kedamaian ibadah Salat Jumat di SMA Negeri 72 Jakarta mendadak dipecah oleh serangkaian ledakan pada Jumat (7/11/2025) siang. Insiden dramatis ini tak hanya melukai delapan siswa, tetapi juga mengungkap temuan mengejutkan: material yang diduga bom rakitan dan senjata airsoft gun.

​Pukul 12.15 WIB, saat khotbah tengah berlangsung khidmat di aula/musholla sekolah, sebuah ledakan keras pertama mengguncang.

​“Seketika suasana berubah panik, asap tebal langsung menyelimuti area salat. Tak lama kemudian, ledakan kedua terjadi di pintu belakang sekolah,” tutur sumber berdasarkan laporan saksi mata, Bapak Budi Laksono, Guru Matematika SMA 72.

​Delapan siswa yang berada di sekitar sumber ledakan mengalami luka ringan hingga sedang dan segera dilarikan ke rumah sakit. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Baca Juga  Tepis Alibi 'Musiman' Perry Warjiyo, CBA: Ekonomi Indonesia di Ujung Tanduk, Rupiah Bakal Terus Anjlok

​Tim gabungan dari Kepolisian, unit Jihandak, dan Marinir (Yonmarhanlan III) segera bergerak cepat mengamankan lokasi yang telah dihentikan total kegiatan belajar mengajarnya.

​Dalam proses olah TKP, aparat menemukan barang-barang yang mengindikasikan bahwa ledakan ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan potensi aksi kriminalitas serius:

  • ​Material menyerupai Bom Rakitan
  • ​Satu buah remot (diduga pemicu)
  • ​Senjata jenis Airsoft Gun laras panjang dan Revolver

​Temuan ini secara signifikan meningkatkan status penyelidikan dari insiden biasa menjadi kasus yang ditangani secara khusus.

​Penyelidikan Intensif Dikerahkan

​Saat ini, aparat gabungan masih bekerja untuk memastikan motif di balik aksi teror potensial di lingkungan sekolah ini, apakah berkaitan dengan konflik internal atau jaringan yang lebih luas.

Baca Juga  PPDI Aceh Desak Pemerintah Verifikasi Ulang Data Disabilitas: "80% Hidup di Bawah Garis Kemiskinan

​Penyelidikan intensif dengan melibatkan koordinasi antara Kepolisian Resor Jakarta Timur dan Komando Distrik Militer setempat terus dilakukan untuk mengungkap sumber pasti dan pelaku yang bertanggung jawab atas ledakan ganda tersebut.

​”Fokus utama kami adalah mengamankan sisa-sisa material peledak dan memastikan keamanan penuh bagi seluruh siswa dan staf pengajar,” tutup sumber tersebut.(Red).