Kota Bandung – Markaberita.id
Setelah menuai kesuksesan pada gelaran perdananya di Bandung bulan Juli lalu, Scent of Indonesia yang dikenal sebagai pasar parfum lokal pertama di Indonesia kembali digelar dengan nuansa lebih segar dan meriah. Acara ini resmi dibuka pada Jumat (3/10/2025) di Gedung Lodakarya Bandung dan akan berlangsung selama tiga hari.
Event hasil inisiasi tim kreatif Teks Market ini menghadirkan lebih dari 50 brand dengan ragam produk yang mencakup parfum, fashion, skincare, alat olahraga, nutrisi, hingga F&B (food and beverages). Lebih dari sekadar ajang belanja, Scent of Indonesia dikemas sebagai ruang kolaborasi, interaksi komunitas, serta pengalaman gaya hidup baru bagi generasi muda Bandung.
“Kita ingin menghadirkan event yang tidak hanya menjual produk, tapi juga jadi ruang interaksi langsung, sehingga orang bisa datang, mencoba, dan menikmati suasana,” jelas Nicholas, pelaksana penyelenggara.

Dengan target lebih dari 5.000 pengunjung, panitia optimis transaksi dapat menembus Rp50–60 juta, baik dari penjualan tiket presale maupun on the spot. Selain brand-brand lokal dan nasional, Scent of Indonesia turut menghadirkan produk bertema global seperti Korean art market serta karakter ikonik internasional, melanjutkan keberhasilan acara serupa yang sebelumnya digelar di Jakarta.
Tidak hanya berbelanja, pengunjung juga dimanjakan dengan area kuliner, hiburan musik, dan beragam aktivitas komunitas yang menambah semarak acara. Penyelenggara pun berharap Bandung bisa menjadi tuan rumah rutin bagi Scent of Indonesia, sebelum ekspansi ke kota-kota besar lain seperti Surabaya hingga ke mancanegara.
“Bandung itu punya energi kreatif yang kuat. Makanya kita ingin menjadikan acara ini berkelanjutan di sini. Antusiasme warga Bandung luar biasa, dan itu jadi motivasi kita untuk terus berkembang,” tambah Nicholas.
Dengan konsep yang memadukan tren global, kekuatan produk lokal, serta interaksi komunitas, Scent of Indonesia diyakini akan menjadi salah satu agenda lifestyle yang paling dinantikan di Bandung.
Hilman Risyadi

