Momentum Inklusif: Portadin Dorong 100 Pelaku UMKM Disabilitas Tingkatkan Kemandirian Ekonomi

Bekasi — Markaberita.id

Momentum bersejarah tercipta dalam acara Penguatan Ekosistem Bisnis Wirausaha bagi Penyandang Disabilitas yang diselenggarakan oleh Kementerian UMKM RI bekerja sama dengan Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) di Hotel Ibis Styles Jatibening, Kota Bekasi (9/10/2025).

Acara ini menjadi istimewa dengan hadirnya para tokoh nasional yang memiliki perhatian besar terhadap pemberdayaan disabilitas, di antaranya Ibu Tina Astari Maman Abdurrahman (istri Menteri UMKM RI), Ibu Fatma Saifullah Yusuf (istri Menteri Sosial RI), Ketua Umum Portadin, Hendratmoko, Ibu Wiwik Hargono Tri Adhianto (istri Wali Kota Bekasi), dan Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Ibu Siti Azizah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Portadin Hendratmoko secara resmi menyerahkan Surat Keputusan Dewan Pembina Portadin kepada Ibu Tina Astari Maman Abdurrahman, yang kini resmi bergabung sebagai salah satu Dewan Pembina Portadin bersama Ibu Fatma Saifullah Yusuf.

Baca Juga  1157 Warga Binaan Lapas Cikarang Terima Remisi HUT RI ke-79

“Kami ingin memastikan bahwa pemberdayaan ekonomi disabilitas tidak hanya sebatas program, tetapi menjadi gerakan nyata yang mampu menciptakan kemandirian,” ujar Hendratmoko, Ketua Umum Portadin.

Kegiatan yang diikuti oleh 100 pelaku UMKM disabilitas ini juga menampilkan sesi pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, dan mini expo produk UMKM binaan Portadin. Produk-produk yang ditampilkan mencakup kuliner, kriya, serta hasil karya para pelaku usaha disabilitas dari berbagai daerah.

Acara yang diinisiasi oleh Kementerian UMKM RI melalui Deputi Bidang Kewirausahaan ini berkolaborasi dengan Portadin,  sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan bersama Portadin yang akan berlangsung di Bekasi pada bulan Oktober, meliputi profiling, pelatihan, dan pendampingan usaha inklusif bagi sedikitnya 100 peserta pertama.

Baca Juga  Kapolda Metro Jaya Tegaskan Patroli Polisi Sesuai Prosedur, Penyelidikan Insiden Penemuan Tujuh Jenazah Akan Dilakukan Mendalam

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan stan produk UMKM disabilitas oleh para tamu kehormatan, menegaskan komitmen bahwa inklusi adalah kerja bersama — demi kemandirian dan kesejahteraan anak-anak bangsa tanpa kecuali.

RED