Alumni Ikasmansa 87 dan Petani Milenial Bersinergi: Pelatihan Hidroponik Cetak Calon Penggerak Pertanian di SMP Maumolo NTT

Daerah832 Dilihat

​Markaberita.id | Kefamenanu, NTT – Semangat untuk mencetak generasi penerus di sektor pertanian digelorakan di Nusa Tenggara Timur. Dalam sebuah inisiatif sosial, Ikasmansa 87 menggandeng Yosep Permana, seorang Petani Milenial sekaligus Field Manager Nara Kupu Village, untuk memberikan pelatihan hidroponik di SMP Negeri Satap Maumolo.

​Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 3 Oktober 2025, di Kabupaten Timor Tengah Utara ini merupakan bagian dari rangkaian Reuni dan Bakti Sosial Ikasmansa 87 yang diketuai oleh Fransiscus Go. Kehadiran Yosep Permana di tengah agenda bakti sosial ini menjadi fokus utama dalam upaya menanamkan wawasan pertanian modern kepada generasi muda di daerah.

​Pertanian Berteknologi Sederhana untuk Masa Depan

​Yosep Permana membawakan materi edukasi dengan metode interaktif, menekankan bahwa pertanian tidak lagi terbatas pada cangkul dan sawah. Melalui praktik langsung, para siswa-siswi SMP Maumolo diajak memahami konsep hidroponik sebagai solusi berteknologi sederhana untuk memproduksi pangan sehat, bersih, dan bernilai ekonomi tinggi.

Baca Juga  Barisan Relawan Militan Prabowo-Gibran (Brilian) Bagikan Minyak Goreng pada Warga

​”Harapannya adik-adik siswa-siswi SMP Maumolo dapat melihat, meniru dan menerapkan pertanian ini sebagai peluang masa depan,” ujar Yosep Permana. Ia menambahkan bahwa sinergi ini adalah langkah nyata untuk memastikan generasi muda memiliki bekal pengetahuan pertanian yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

​Pemerataan Pengetahuan Pertanian Berkelanjutan

​Pemilik Nara Kupu Village, Rayhan C Siego, menilai bahwa kegiatan ini krusial. Menurutnya, hadirnya Petani Milenial di Maumolo adalah langkah penting dalam mendorong pemerataan pengetahuan Pertanian sustainable (berkelanjutan) hingga ke daerah pelosok NTT.

​Selain pelatihan hidroponik, rangkaian Bakti Sosial Ikasmansa 87 yang turut didukung Yayasan Felix Maria Go (YFMG) ini juga mencakup beragam kegiatan lain, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian buku literasi, pelatihan memasak dan pembuatan tote bag, serta tinjauan langsung pada sumur bor yang telah dibangun YFMG di beberapa lokasi.

Baca Juga  Pastikan Keamanan dan Ketertiban Tetap Terjaga,Polsek Talang Ubi Laksanakan Patroli Subuh

​Inisiatif ini membuktikan bahwa komunitas alumni dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memberdayakan sektor pertanian dan membuka wawasan baru bagi calon-calon petani milenial di masa depan.(Red).