Solidaritas Pemuda Jakarta Mengutuk Keras Dugaan Kelakuan Direksi Transjakarta, Desak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Evaluasi Pimpinan

Megapolitan391 Dilihat

​Markaberita.id | Jakarta, 3 September 2025 – Di tengah maraknya aksi unjuk rasa mahasiswa dan pemuda di beberapa titik vital ibu kota pada Jumat, 29 Agustus 2025, yang mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas umum, termasuk halte Transjakarta, muncul dugaan kontroversial yang memicu kemarahan publik. Sejumlah informasi menyebutkan bahwa direksi dan jajaran pimpinan Transjakarta justru sedang melakukan kegiatan latihan padel di Bali.

​Menanggapi kabar tersebut, Ketua Solidaritas Pemuda Jakarta (SPJ), Choirul Umam, melontarkan kecaman keras. “Saya mengutuk keras dugaan apa yang telah dilakukan oleh direksi dan jajaran Transjakarta yang malah latihan padel di Bali saat terjadi kerusuhan. Seharusnya direksi dan jajaran ikut berbelasungkawa atas jatuhnya korban bernama Affan dan memikirkan langkah ke depan, mengingat peristiwa serupa di tahun-tahun sebelumnya yang juga menyebabkan sejumlah halte rusak,” tegas Umam.

Baca Juga  KPK Gelar OTT di Depok, Seorang Hakim Dikabarkan Terjaring

​Umam mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk tidak tinggal diam dan segera mengambil tindakan tegas. “Pak Pram harus memberikan sanksi jika dugaan informasi ini benar,” tambahnya.

​Lebih lanjut, Umam mendesak Gubernur Pramono untuk segera memeriksa dan mengevaluasi seluruh jajaran pimpinan Transjakarta. Menurutnya, dugaan kegiatan rekreasi di tengah situasi darurat menunjukkan ketidakpekaan pimpinan terhadap masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya para karyawan Transjakarta.

​”Berita dugaan latihan padel ini menunjukkan bahwa direksi dan jajaran pimpinan Transjakarta sudah gagal membawa instansi BUMD ini untuk peka terhadap masalah masyarakat. Banyak karyawan Transjakarta yang berada di halte menghadapi ketakutan demi menjaga fasilitas, sementara para pimpinan malah memikirkan kebahagiaan mereka sendiri,” ungkap Umam.

Baca Juga  Merayakan HUT ke-80 RI, Warga Lenteng Agung Gelar Lomba Cerdas Cermat Tingkat Dasar

​”Tidak ada kata maaf bagi insiden ini jika dugaan tersebut benar. Saya yakin karyawan Transjakarta setiap menitnya berdoa untuk keselamatan mereka saat terjadi kerusuhan, tapi direksi dan jajaran pimpinan malah memikirkan kebahagiaan mereka sendiri,” tutup Umam.(Red).