Markaberita.id | Depok, 7 Agustus 2025 – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) terus memperkuat implementasi pengadaan berkelanjutan di daerah. Pada Kamis (31/7), LKPP mengadakan kegiatan Monitoring Implementasi Pengadaan Berkelanjutan di Pemerintah Kota Depok untuk mendorong komitmen pemerintah daerah dalam pembangunan yang ramah lingkungan, bertanggung jawab secara ekonomi, dan inklusif secara sosial.
Direktur Pengembangan Iklim Usaha dan Kerja Sama Internasional LKPP, Dwi Wahyuni Kartianingsih, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program yang telah dimulai di berbagai daerah sejak 2024. Ia mengapresiasi kontribusi awal Pemerintah Kota Depok yang telah mengalokasikan komitmen senilai Rp38 miliar untuk pengadaan berkelanjutan pada 20 Mei lalu.
“Monitoring ini bukan hanya untuk evaluasi, tetapi juga menjadi forum penting untuk mendengarkan masukan dan tantangan dari Pemerintah Kota Depok, baik dari sisi teknis maupun kebijakan. Ini akan menjadi masukan berharga untuk penyempurnaan regulasi pengadaan barang/jasa,” ujar Dwi.
Dwi menekankan bahwa pengadaan berkelanjutan adalah tanggung jawab moral lintas generasi. “Ini bukan sekadar regulasi, tetapi bentuk tanggung jawab kita untuk menjaga bumi agar tetap layak huni bagi anak cucu kita. Tujuan akhirnya adalah menjaga perubahan iklim yang sudah semakin panas,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengadaan berkelanjutan mencakup aspek lingkungan, sosial, ekonomi, dan institusional. Tujuannya adalah menciptakan nilai manfaat ekonomis dan memperkuat prinsip tata kelola yang baik (good governance), sehingga dampaknya terasa luas di masyarakat.
Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kota Depok, Indah Lestari Dewi, menyampaikan beberapa tantangan yang dihadapi, seperti belum adanya fitur pelaporan khusus di sistem Bigbox LKPP dan harga produk ramah lingkungan yang relatif lebih mahal.
“Kami berharap ada pendampingan langsung dari LKPP sejak awal proses pengadaan, terutama karena barang yang dibeli harus tercatat dalam data aset,” kata Indah.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Depok dan diharapkan dapat memperluas praktik pengadaan yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.(Red).






