Kabupaten Bekasi ll Markaberita.id- Dalam suasana penuh rasa syukur dan kebersamaan, Kepala Desa Sumberurip, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Jajang Sujai bersama masyarakat menyelenggarakan acara Tasyakuran Rampungnya Pembangunan Majlis Ta’lim Al-Furqon, sekaligus pemberian santunan anak yatim. Minggu (3/8/25).
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan majlis taklim yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang.
Sementara itu dalam sambutannya, Kepala Desa Sumberurip, Jajang sujai, menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan.
“Pembangunan Majlis Ta’lim Al-Furqon adalah bukti nyata semangat gotong royong masyarakat kita. Meski sempat diterpa musibah, semangat untuk bangkit tidak pernah surut. Dan hari ini, kita tidak hanya meresmikan bangunan ini, tapi juga mempererat silaturahmi dan menebar kepedulian kepada anak-anak yatim. Semoga keberkahan selalu menyertai kita semua,” kata Kades Sumberurip.
Lebih lanjut, Mudah – mudahan majelis talim ini bisa bermanfaat dalam mengisi siar keagamaan, dan di pergunakan dengan sebaik – baiknya untuk kepentingan masyarakat khusunya desa Sumberurip, ” ungkapnya.
Masih di tempat sama, Tokoh masyarakat, Bapak Carma, jucapan terima kasih kepada kepala sumber Urip H Jajang Sujai yg telah peduli pembangunan salah satunya pembangunan majlis ta’lim al,fuqron. menekankan pentingnya menjaga fasilitas keagamaan dan terus menumbuhkan rasa sosial di tengah masyarakat.

“Majlis taklim adalah pilar utama dalam pembinaan keagamaan dan akhlak masyarakat. Pembangunan ini bukan hanya simbol fisik, tapi juga harapan untuk terus menjaga nilai-nilai keislaman. Kami mengajak masyarakat untuk memakmurkannya dengan kegiatan positif dan memperhatikan anak-anak yatim yang menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Hal senda disampaikan juga, Rini , selaku ketua majlis ta’lim Al-Furqon, mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai pengingat akan pentingnya ilmu dan kepedulian.
“Ilmu dan kasih sayang harus berjalan seiring. Majlis ini bukan hanya tempat belajar, tapi tempat mengasah hati. Dengan kita berbagi kepada anak-anak yatim, Allah akan melapangkan rezeki kita. Jangan berhenti di sini, mari teruskan semangat ini untuk keberlanjutan kegiatan keagamaan di desa kita,” tuturnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 130 anak yatim menerima bantuan berupa uang tunai dan perlengkapan pendidikan. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh perangkat desa dan para tokoh yang hadir, disambut haru dan bahagia oleh para penerima.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar warga, sebagai simbol keharmonisan dan kebersamaan masyarakat Desa Sumberurip.
(Car!m)






