Jangan Biarkan Mereka Sendiri, Anak Disabilitas Butuh Kita Semua

JAKARTA — Markaberita.id

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa anak-anak penyandang disabilitas harus dipandang sebagai bagian dari masa depan bangsa, bukan beban masyarakat. Hal ini disampaikan dalam acara Gebyar Perkumpulan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (PORTADIN) yang berlangsung pada Kamis (7/8/2025) di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial.

“Anak-anak dengan disabilitas bukanlah beban. Mereka adalah bagian dari masa depan yang harus kita dukung sepenuh hati,” ujar Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.

Para narasumber dari PORTADIN, Kementerian Sosial, dan Komisi VII DPR RI saat sesi diskusi panel bertema “Ekosistem Inklusi Pendidikan dan Peluang Usaha Berbasis Disabilitas” dalam Gebyar PORTADIN 2025.

Ia juga menekankan pentingnya peran komunitas dan orang tua dalam membangun ekosistem pendukung yang inklusif. PORTADIN, sebagai salah satu komunitas nasional, disebutnya sebagai contoh kolaboratif dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anak-anak penyandang disabilitas.

Baca Juga  Istri Menteri UMKM Bergabung Jadi Pembina Portadin, Program Ekonomi Disabilitas Diluncurkan

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa dukungan lintas pihak menjadi kunci dalam mendorong tumbuh kembang optimal anak-anak berkebutuhan khusus. Saraswati, yang juga memiliki anak dengan kebutuhan khusus, menyuarakan pentingnya penyediaan fasilitas dan akses terapi yang adil dan merata.

“Mari kita bergandeng tangan, saling memperkuat, demi masa depan anak-anak kita,” ucap Saras, sapaan akrabnya.

Gebyar PORTADIN 2025 di Jakarta, Kamis (7/8/2025)

Sementara itu, Dewan Penasihat PORTADIN, Siswandi Abdul Rachim, menjelaskan bahwa disabilitas pada anak terbagi ke dalam tiga kategori utama:

– Disabilitas ringan, seperti kesulitan belajar atau interaksi sosial.
– Disabilitas sedang, yang membutuhkan dukungan rutin seperti terapi atau bantuan komunikasi.
– Disabilitas berat, di mana anak memerlukan pendampingan penuh dalam aktivitas sehari-hari.

Baca Juga  Ketua Umum PORTADIN Dorong Transformasi Disabilitas dari Keterbatasan Menjadi Keunggulan di Forum Kementerian UMKM

Menurutnya, pemahaman masyarakat yang komprehensif tentang jenis-jenis disabilitas ini sangat penting agar anak-anak bisa mendapatkan dukungan yang sesuai.

Acara ini sekaligus menjadi ruang dialog dan penguatan jejaring antara orang tua, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan yang berkomitmen terhadap masa depan inklusif bagi anak-anak disabilitas.

RED