Wamenko Polkam: Eksekusi 4,25 Juta Ton Bauksit Kepri Sumbang Rp1,4 Triliun Devisa

Ekonomi, Hukum, Nasional442 Dilihat

Markaberita.id – Kepulauan Riau, – 29 Juli 2025

Kementerian Koordinator Bidang Politik, dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Desk Peningkatan Penerimaan Devisa Negara (PPDN) mengeksekusi 4,25 juta metrik ton sisa stockpile bijih bauksit di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Langkah ini merupakan tindak lanjut penyitaan aset negara yang terbengkalai lebih dari satu dekade.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Letjen TNI (Purn.) Lodewijk F. Paulus, mengapresiasi kinerja Desk PPDN dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan penerimaan devisa negara.

Jajaran Kemenko Polhukam, Kejaksaan Agung, dan Pemprov Kepri saat peluncuran eksekusi stockpile bauksit sebagai bentuk sinergi pemulihan aset negara.

“Stockpile bauksit ini disita sebagai aset negara, dengan potensi penerimaan devisa sekitar Rp1,4 triliun,” ujar Lodewijk dalam Launching dan Konferensi Pers Sisa Stockpile Bijih Bauksit di Kepri, Senin (28/7/2025).

Baca Juga  JAM INTEL Jalin Kerjasama Pengamanan Pembangunan Strategis Terhadap Pembangkit Tenaga Listrik Energi Terbarukan dengan PT Geo Dipa Energi

Ia menegaskan, keberhasilan ini membuktikan kolaborasi antarsektor mampu mengubah masalah menjadi kontribusi nyata bagi negara. “Ini adalah kemenangan semangat gotong royong,” tegasnya.

Stockpile bauksit tersebut terbengkalai sejak 2014 akibat proses hukum yang berlarut. Dengan penyelesaian kasus, aset ini dapat dimanfaatkan kembali. Kandungan mineralnya dinilai masih berkualitas untuk diolah menjadi alumina, bahan baku aluminium bernilai tinggi di pasar global.

Lodewijk memerintahkan agar model serupa direplikasi untuk mengoptimalkan potensi penerimaan negara lainnya di seluruh Indonesia. “Ini menjadi proyek percontohan efektifnya koordinasi lintas sektor,” ucapnya.

Jajaran Kemenko Polhukam, Kejaksaan Agung, dan Pemprov Kepri saat peluncuran eksekusi stockpile bauksit sebagai bentuk sinergi pemulihan aset negara.

Lokasi Stockpile yang Dieksekusi

Terdapat 14 titik stockpile bauksit di Kepri, antara lain:
– Pulau Kentar (Blok I: 300 ribu ton; Blok II: 100 ribu ton)
– Wacopek Bintan (1 juta ton)
– Tembeling (200 ribu ton)
– Pulau Kelong (1 juta ton)
– Pulau Angkut (200 ribu ton)
– Pulau Malin (450 ribu ton)
– Pulau Dendang (150 ribu ton)

Baca Juga  ZAP Beauty Index 2024 & MEN/O/LOGY Index 2024: Wanita dan Pria Indonesia Sepakat Good Looking Privilege Permudah Hidup, Tapi Kecerdasan Jadi Daya Tarik Utama Pilih Pasangan

Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan RI, Sarjono Turin, menjelaskan bauksit tersebut merupakan barang bukti kasus korupsi pertambangan yang telah inkrah. “Desk PPDN mengidentifikasi stockpile ini memiliki nilai ekonomi tinggi untuk devisa negara,” katanya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berharap sebagian penerimaan negara dialokasikan untuk memperkuat fiskal daerah, terutama pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan.

“Ini wujud meningkatkan sense of belonging masyarakat,” pungkasnya.

RED