Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Pentingnya Persatuan dan Pemberantasan Korupsi

Nasional729 Dilihat

Markaberita id | Jakarta, 2 Juni 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang khidmat di halaman Gedung Pancasila, Jakarta, pada Senin, 2 Juni 2025. Upacara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting negara, termasuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mantan Wakil Presiden Tri Sutrisno dan Muhammad Jusuf Kalla, serta para pemimpin lembaga negara lainnya.

Dalam pidato utamanya, Presiden Prabowo menegaskan kembali pentingnya Pancasila sebagai landasan negara dan pemersatu bangsa. Beliau memuji kebijaksanaan para pendiri bangsa yang menjadikan Pancasila sebagai fondasi kesatuan, di tengah keberagaman suku, agama, dan bahasa di Indonesia. Presiden menekankan bahwa Pancasila telah terbukti mampu mempertahankan persatuan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan sejarah dan dinamika situasi dunia yang terus berubah.

Baca Juga  Visi Indonesia Emas 2045 Terancam Jadi "Fatamorgana", Ichsanuddin Noorsy Kritik Kebijakan Negara yang Dangkal

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Memperkuat Ideologi Pancasila untuk Indonesia yang Lebih Besar.” Dalam pidatonya yang berapi-api, Presiden Prabowo secara khusus menyoroti isu korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pemerintahan. Beliau mendesak reformasi dalam diri pejabat negara dan mendorong pemanfaatan teknologi secara maksimal untuk memerangi korupsi.

Presiden juga menegaskan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa di tengah gejolak global. Dengan tegas, beliau mengecam praktik korupsi dan menyatakan akan memecat tanpa ragu setiap pihak yang terbukti tidak setia kepada negara. Presiden Prabowo menyuarakan optimisme terhadap kebangkitan Indonesia, seraya menekankan perlunya memerangi korupsi secara tuntas demi menjamin masa depan yang baik bagi generasi mendatang.

Baca Juga  Sambil Tersenyum, Gus Yaqut Titipkan Salam untuk Gus Ipul Sebelum Masuk Mobil Tahanan

Upacara diakhiri dengan seruan patriotik untuk memperkokoh bangsa, menghormati jasa para pendiri bangsa, dan senantiasa menjaga semangat kemerdekaan.(Red).