Pekerjaan Drainase di Kampung Cileungsing Desa Sagalaherang Kaler Kecamatan Sagalaherang,Subang Diduga Proyek Siluman, Tak Ada Papan Informasi Menjadi Sorotan Publik

News719 Dilihat

Subang.jabar||

Senin 23 Juni 2025. Proyek pembangunan drainase yang berlokasi di Kampung cileungsing , RT 32/RW 01, Desa sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten subang dikerjakan tanpa adanya papan proyek. Hal ini jelas merupakan pelanggaran terhadap transparansi informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang (UU) Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik atau KIP, Senin 23-Juni-2025.

 

Ironisnya, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp/telepon celluler, seseorang bernama Lendra mengakui bahwa pekerjaan tersebut baru berjalan tiga hari tanpa pemasangan papan informasi.

 

Tapi kenyataan nya ketika awak media mempertanyakan ke salaseorang pekerja yang mengaku kepala tukang , pekerjaan nya sudah berjalan selama enam hari”imbuhnya.

Baca Juga  Tim Kader Pemuda Semakin Solid Mendukung Menuju Kemenangan Abdul Wahid Lanjutkan Tiga Periode

 

Lebih parah nya lagi, tidak ditemukan mandor atau penanggung jawab di lokasi proyek tersebut. Ini jelas menimbulkan pertanyaan besar kepada siapa para pekerja akan berkoordinasi bila terjadi kendala teknis atau hal hal mendesak lainnya, Ketidakhadiran mandor/pengawasan di lapangan adalah bentuk pengabaian tanggung jawab yang tidak bisa ditoleransi.

 

Publik berhak mengetahui sumber anggaran dari proyek ini. Tanpa papan informasi dan tanpa kejelasan siapa penanggung jawabnya, patut diduga bahwa proyek ini termasuk dalam kategori proyek siluman ,yakni proyek yang dijalankan tanpa keterbukaan, berpotensi sarat penyimpangan, dan merugikan kepentingan masyarakat.

 

Kami himbaukan kepada pihak terkait, khususnya Pemerintah Kabupaten subang dan aparat pengawas, harus segera turun tangan untuk menindak tegas pelanggaran ini dan memastikan proyek berjalan sesuai aturan serta mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi. (Tim/red)

Baca Juga  Viralnya" Oknum Guru SD negeri 1 nagritengah Tuduhan Wartawan Pemeras

Rekomendasi