Wakil Mentri Kebudayaan, Kunjungi Situs Musium Candi Jiwa Di Karawang

Daerah, News904 Dilihat

Karawang // Markaberita.id- Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo melakukan kunjungan kerja ke Situs Batujaya di Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kamis (10/4/2025).

Situs Batujaya merupakan punden berundak terbesar dan tertua di Indonesia, warisan budaya megalitik yang ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional (CBN).

Dalam kunjungan ini, Menteri Kebudayaan menekankan pentingnya pelestarian Situs Batujaya melalui kolaborasi lintas sektoral.

Ia menyampaikan situs ini adalah bukti peradaban kuno Indonesia yang sangat penting untuk diteliti lebih lanjut,dan harus di lestarikan.

“Banyak yang berpendapat Situs Batujaya ini sudah ada sejak belasan hingga puluhan ribu tahun lalu. Situs ini membutuhkan penelitian lebih dalam untuk mengungkap sejarah dan jejak peradaban nenek moyang kita,” Ungkap Giring.

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha Djumaryo menambahkan, penelitian terhadap umur Situs Batujaya menjadi kunci untuk memahami fungsinya.

Baca Juga  PERADI BANDUNG DUKUNG PRAPERADILAN PEGI
Sepesial
Wakil Mentri Kebudayaan bersama Kepala Desa Talagajaya Naja Nurjaya SE.

“Kami di Kementerian Kebudayaan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kekayaan budaya melalui berbagai program seperti festival budaya dan diplomasi budaya. Situs Batujaya ini harus menjadi kebanggaan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Kunjungan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting antara lain, Camat Batujaya, Polres Metro Karawang , Kapolsek Batujaya, Koramil Batujaya ,dan Kepala Desa Segaran ( PJ Samin) serta Kepala Desa Talagajaya (Naja Nurjaya), Kepala Desa Karyamulya (H.Rahmat).

Ditempat yang sama, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan menyampaikan Situs Batujaya H.Jaeni, SPd.,M.M.Pd.adalah salah satu aset budaya yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia.

“Kami di Balai Pelestarian Kebudayaan berkomitmen mendukung pelestarian dan pengembangan situs ini, agar generasi mendatang dapat terus menikmati dan mempelajari warisan budaya kita. Harapan kami, Situs Batujaya dapat dinobatkan sebagai Warisan Dunia Unesco, karena nilai sejarah dan arkeologinya luar biasa,” Terangnya.

Baca Juga  Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat Selama Libur Bersama Idul Fitri 1446 H,Polsek Tanah Abang Gelar SOC

Masih lanjut, Jaeni, “Upaya ini memerlukan kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun komunitas budaya untuk menjaga keberlanjutannya.

Menteri Kebudayaan, berharap agar situs ini tidak hanya dilihat sebagai artefak, tetapi juga menjadi sumber informasi hidup yang mengokohkan kecintaan masyarakat terhadap budaya Indonesia.

“Kita ingin Situs Batujaya menjadi tempat yang memberikan banyak informasi tentang peradaban masa lalu. Kolaborasi dengan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) diharapkan mampu mengungkap lebih dalam tentang sejarah situs ini,” tambahnya.

Dia juga mengajak generasi muda untuk menghargai budaya Indonesia sebagai identitas dan jati diri bangsa.

“Situs ini bukti bahwa peradaban kita lebih tua daripada yang selama ini diperkirakan. Kami berharap generasi muda dapat terus mendukung pelestarian budaya sebagai wujud kecintaan warisan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga  Camat Cabangbungin Monitoring Calon Kepala Desa Setialaksana, Tekankan Kondusivitas Jelang Pilkades

Kementerian Kebudayaan juga berkomitmen terus mendorong pelestarian dan pengembangan Situs Batujaya. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk BRIN, akan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendalami penelitian dan ekskavasi situs ini.

Sementara itu, Kepala Desa Segaran H.Samin sangat mengapresiasi sekali kepada Wakil Mentri Kebudayaan sudah berkunjung ke musium Situs Candi Jiwa Batujaya. Semoga kedepannya musium ini, dapat bisa di lestarikan dan didukung pelestariannya.
Dapat menjadi salah satu ikon budaya Indonesia yang dikenal luas di tingkat Nasional dan Internasional.

“Selamat datang kepada wakil Mentri Kebudayaan bisa berkunjung ke musium Candi Jiwa yang terletak di desa Segeran, Wilayah Batujaya. Semoga dapat terus di dukung dan dilestarikan, Musium kita ini, “Tutupnya.

(Carim)