2000 KK Terdampak Bau TPA Burangkeng Tagih Janji Kompensasi Pemda

Daerah676 Dilihat

BEKASI, MARKABERITA ID – Sebanyak 2000 Kepala Keluarga warga Desa Burangkeng yang terkena dampak langsung bau yang menyengat dari TPA sampah Burangkeng menuntut Pemda Bekasi yang akan memberikan uang kompensasi sebesar 100 per bulan untuk setiap Kepala Keluarga yang berdampak.

“Ada sekitar 2000 KK warga kami yang selama 9 bulan ini belum menerima bantuan kompensasi yang dampak secara langsung dari TPA Burangkeng ini, mereka menuntut janji Pemda Bekasi untuk secepatnya merealisasikan,”ucap Kepala Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Nemin, Rabu (20/9/23).

Bahkan menurut Nemin, uang kompensasi sebesar 100 ribu yang dijanjikan pihak Pemda Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup yang rencananya akan diberikan setiap bulan untuk 2000 KK kini tidak kunjung diterima warga.

Baca Juga  Polsek Penukal Abab Hadiri Pelaksanan Sosialisasi Dan Pelatihan Bahaya Narkoba Di Desa Gunung Menang

“Harusnya langsung aja mintain nomor rekening masing- masing warga dan transfer langsung ke mereka, tidak usah lagi transfer ke rekening Pemdes kami daripada duit gak seberapa jadi korban fitnah aja nantinya,”ujarnya.

Bahkan menurut Nemin, uang kompensasi sebesar 100 ribu yang dijanjikan pihak Pemda Bekasi melalui Dinas Lingkungan Hidup yang rencananya akan diberikan setiap bulan untuk 2000 KK kini tidak kunjung diterima warga.

“Harusnya langsung aja mintain nomor rekening masing- masing warga dan transfer langsung ke mereka,tidak usah transfer ke rekening Desa, daripada duit gak seberapa jadi korban fitnah aja nantinya,”ujarnya.

Bahkan menurut Nemin,seperti sekarang ini sudah 9 bulan lamanya warga yang sudah menunggu realisasi dari Pemda,sampai sekarang belum juga diberikan kepada warga yang berdampak, pada akhirnya dirinya yang setiap hari selalu ditanya oleh warganya.

Baca Juga  Sinergi, Lapas Narkotika Karang Intan Turut Musnahkan Barang Bukti Bersama Kejari Banjar

“Jangan sampai warga habis kesabarannya karena terus dijanjikan tapi gak kunjung di bayarkan kompensasinya, mereka pasti akan marah dan akan berbondong-bondong datang langsung ke Kantor Bupati untuk menagih haknya,”ucapnya.

Bahkan menurut Nemin, semenjak Kepala Dinas LH yang baru, Syarif Doni Sirait dirinya sama sekali belum pernah mendengar atau melihat datang langsung ke TPA Burangkeng dan bertemu langsung dengan warga yang berdampak, terlebih menemui dirinya selaku Kepala Desa Burangkeng.

Bahkan menurut Nemin, semenjak Kepala Dinas LH yang baru, Syafri Donny Sirait dirinya sama sekali belum pernah mendengar atau melihat, datang ke TPA Burangkeng dan bertemu langsung dengan warga yang berdampak, terlebih menemui dirinya selaku Kepala Desa Burangkeng.

Baca Juga  Pj. Wali Kota Cimahi Resmikan Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Air Minum Tahun 2023

“Gak komunikatif aja terkesan cuek gitu kadis barunya, berbeda dengan mantan para kadis LH sebelumnya,”jelasnya. (*)